Zidane Tinggalkan Madrid Karena Jual Ronaldo

Real Madrid dianggap telah merugi karena kehilangan salah satu manajer terbaik yang pernah mereka miliki, Zinedine Zidane pada musim panas kemarin. Meski tidak mengungkap alasan dibalik keputusannya meninggalkan Santiago Bernabeu, tapi eks presiden Real Madrid, Ramon Calderon yakin keputusan klub menjual Ronaldo adalah salah satu alasan utamanya.

Sebagaimana diketahui, Real Madrid dibesut Zidane sejak klub memecat Rafael Benitez, tepatnya pada Januari 2016 lalu. Pada awalnya banyak yang meragukan kapasitas Zidane sebagai pelatih, mengingat minimnya pengalaman sang legenda Prancis di dunia manajerial. Namun siapa sangka, hanya butuh setengah musim bagi manajer asal Prancis ini mengantarkan Real madrid menjuarai Liga Champions Eropa di musim 2015/16, suksesnya kembali berlanjut di musim 2016/17 dan musim 2017/18, dengan hattrick Liga Champions Eropa yang dimenangkan sang entrenador.

Pencapaian tersebut lantas membuat Zidane dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub, karena faktanya tidak ada tim manapun sebelumnya dalam sejarah Liga Champions Eropa yang memenangkan tiga gelar Liga Champions Eropa secara beruntun. Diperkirakan bakal bertahan lama di Real Madrid, tapi faktanya Zidane memilih mundur dari jabatan tersebut selang sehari setelah mengantarkan Los Blancos memenangkan titel Liga Champions Eropa ketiga.

Keputusan mengejutkan tersebut memunculkan beragam spekulasi tentang alasan dibaliknya, ada yanng menganggap bahwa tidak ada kesepahaman lagi antara Zidane dengan Presiden Florentino Perez. Tapi diungkapkan eks presiden Real Madrid, Ramon Calderon bahwa keputusan Zidane ini berkaitan dengan keputusan klub menjual Cristiano Ronaldo dan mempertahankan Gareth Bale, dimana sebenarnya sang manajer menginginkan yang sebaliknya. Karena itu dalam pandangan Calderon, Zidane memang telah mengambil keputusan yang tepat dengan meninggalkan Real Madrid.

“Zidane bersikeras untuk mempertahankan Cristiano dan menjual Bale. Akan tetapi Perez melakukan hal sebaliknya. Zidane sebenarnya ingin punya kekuatan dalam urusan mendatangkan atau menjual pemain, tapi sarannya diabaikan, jadi ia memilih pergi. Zidane telah membuat keputusan yang tepat.” ungkap Calderon kepada laman AS.

Adapun, setelah resmi meninggalkan Real Madrid, Zidane sempat dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Juventus, Manchester united, sampai Chelsea, tapi faktanya sampai sekarang yang bersangkutan masih belum menangani tim manapun.

Leave a Comment