Ternyata Rasa Cinta Yang Bikin Wanda Jadi Agen Icardi

Berbeda dari pada yang lain, dimana Wanda Nara hanya memegang kendali penuh dan hanya satu sebagai seorang agen sepak bola profesional. Dan pemain yang dipegang itu adalah Mauro Icardi yang merupakan klien sekaligus suaminya.

Menarik untuk dibedah disini adalah ketika pengakuan Wanda terjun di dunia ini adalah karena rasa cintanya kepada Icardi. Jika berbicara sisi lain, maka kebanyakan agen banyak menaungi pesepak bola kelas dunia dan tak cukup satu.

Bisa diperbandingkan ketika menyebut nama Mino Raiola, yang membawahi banyak pemain kelas dunia macam Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, hingga Matthijs De Ligt. Tak berbeda dengan Jorge Mendes, yang saat ini berstatus sebagai agen dari Cristiano Ronaldo, Joao Cancelo, Bernardo Silva, dan pelatih kawakan, Jose Mourinho.

Wanda pun berbeda karena menjalani jalur yang berbeda meski dikenal sebagai agen pemain, namun dia hanya mau dengan Icardi seorang. Meski sempat ingin menjadi agen dari mantan suaminya, Maxi Lopez, namun hal itu baru benar-benar terjadi ketika bersama Icardi.

Wanda pun mengakui bukan hanya Icardi saja, dia juga sempat dihadapkan dengan situasi yang sama perihal banyak agen kelas dunia. Saat berbicara dalam acara di Argentina bertajuk Morfi Telefe bahwa dirinya sempat diminta untuk menjadi agen dari suami temannya, namun menolak.

“Saya telah ditawari kesempatan untuk mewakili pemain lainnya, suami dari rekan saya, tapi saya tak bisa karena mengurus ketertarikan Icardi saja sudah sangat intens. Saya melakukannya karena rasa cinta kepada Mauro,” cetus Wanda.

Kualitas Wanda sebagai agen pemain profesional pun cukup terbukti, sekarang ini dia disibukkan dengan kepastian Icardi merapat ke Paris Saint Germain. Seperti yang sudah didengar secara bersama, dimana Icardi memiliki masalah serius dengan pihak Inter, sampai-sampai namanya tidak masuk dalam skuat pemain di musim 2019-2020.

Meski sukses merapat ke Ligue 1, namun banyak yang mengklaim status ini merupakan sebuah kegagalan strategi Wanda. Namun dia mengaku masih punya ‘senjata rahasia’. “Jika saya menunggu hingga momen terakhir, itu karena saya masih memiliki senjata rahasia,” lanjut Wanda.

Melanjuti peluang transfer Icardi, Wanda mengaku dihadapkan dengan tiga peluang, dan PSG sendiri merupakan jalan terakhir.

“Dari ketiga opsi yang kami miliki, PSG adalah yang terburuk untuk saya, karena saya harus kembali tinggal di Milan bersama anak-anak. Akan tetapi saya juga harus memikirkan yang terbaik untuk Icardi. Ada banyak klub Italia yang menginginkan dirinya, dan semuanya bisa saja berjalan dengan lebih mudah,” tutup Wanda.

Leave a Comment