Teman Raditya Dika Meninggal Karena Virus Corona

Profesi bukan jadi jaminan seseorang tidak bisa terpapar virus Corona, buktinya Raditya Dika menceritakan ada salah seorang temannya yang berprofesi sebagai dokter telah meninggal dunia karena virus tersebut.

Pandemi Virus Corona ini memang tak bisa dipandang sebelah mata, bahkan harusnya sejak pertama kali terdengar kemunculannya di kota Wuhan, China. Bagaimana tidak ? Para ahli medis tak kunjung menemukan vaksin yang tepat sehingga penyebarannya tak terkontrol.

Alhasil, Virus ini dengan cepat mencapai Negara-Negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sejauh ini, total ada 514 kasus Positif COVID-19 di Tanah Air, 49 diantaranya telah meninggal dunia. Dari 49 orang tersebut, salah satunya adalah teman dari Stand Up Comedian Indonesia, Raditya Dika.

Kabar ini pun diceritakan Radit lewat akun Instagram Pribadinya. Dia mengunggah sebuah foto seseorang berlatar hitam, dan orang di foto tersebut adalah temannya saat masih SMA.

Pemeran Utama dalam mini series Malam Minggu Miko ini mengatakan bahwa temannya itu adalah seorang dokter yang terpapar virus saat sedang bertugas.

“Jam 4 pagi tadi salah satu teman seangkatan saya di SMU 70 dulu telah meninggal dunia karena COVID 19. Umurnya masih 34 tahun, orangnya baik dan pintar. Kebetulan teman saya adalah seorang dokter dan terpapar saat bertugas,” tulisnya.

Dengan kasus ini, berarti memang tidak ada satupun orang yang bisa terbebas dari ancaman Virus Corona. Dengan begitu, Masyarakat pantang menganggapnya sebagai ancaman yang sepele.

“Teman2, virus ini serius. Jangan diremehkan. Jaga diri baik2. SEMUA orang bisa kena dan jadi korban. Please kalau memang bisa, di rumah aja,” tuturnya.

Bapak satu anak ini juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menimbun alat-alat perlindungan diri seperti Masker Dan Hand Sanitizer. Pasalnya, para tenaga medis saat ini sedang kekurangan alat-alat tersebut, padahal mereka jauh lebih membutuhkan dibandingkan yang lain.

“Bantu juga donasi untuk alat pelindung diri di saluran yg dipercaya untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Jangan timbun masker, sarung tangan, mereka lebih butuh itu semua daripada kita. Stay safe semuanya,” katanya.

Leave a Comment