Target Stefano Sensi, Juara UCL bersama Inter Milan

Kendati masih jauh dari jangkauan Inter Milan, gelandang Stefano Sensi tak ragu memasang target tinggi, dimana dia ingin memenangkan gelar Liga Champions Eropa bersama Nerazzurri.

Stefano Sensi merapat ke San Siro pada musim panas kemarin. Gelandang asal Italia itu bermain tiga kali di ajang Liga Champions Eropa bersama Nerazzuuri. Namun, langkah Inter Milan tidak begitu jauh, mereka terkapar di babak penyisihan group.

Inter Milan hanya berhasil finish di urutan ke-3 pada klasemen akhir Group F, dimana mereka tergabung dengan Barcelona, Borussia Dortmund dan Slavia Praha. Dengan hasil tersebut, Inter tak bisa lanjut ke babak 16 besar dan harus melanjutkan kiprahnya di panggung Liga Europa.

Meski begitu, fakta itu tak lantas menyurutkan tekad dan ambisi seorang stefano Sensi. Dia memasang target tinggi dalam karirnya, antara lain memenangkan gelar Liga Champions Eropa bersama Inter Milan dan jadi Juara dunia bersama dengan tim Nasional Italia.

Apakah saya lebih suka memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia? Jika saya bisa memilih keduanya, tentu saja saya akan melakukannya. Liga Champions bersama Inter dan Piala Dunia dengan tim nasional,”

“Sejauh yang saya ketahui, saya senang telah mencapai sejauh ini tetapi saya tidak pernah kekurangan ambisi, jadi saya ingin bekerja keras dan melakukan lebih banyak untuk meningkatkan diri saya sendiri.” kata Sensi seperti dikutip Sempre Inter.

Sebagai gelandang muda, Stefano Sensi mengaku terinspirasi dari beberapa sosok gelandang legendaris. Namun, diantara sosok-sosok tersebut, Xavi Hernandez adalah idolanya.

Lini tengah favorit saya terdiri dari Pirlo, Iniesta, dan Xavi. Xavi selalu menjadi idola saya, sementara Iniesta dan Pirlo juga dua gelandang tidak nyata,” lanjutnya.

Pada musim debutnya di ajang Liga Champions Eropa, pemain berusia 25 tahun ini sempat berhadapan dengan Barcelona di dua pertemuan babak penyisihan group. Meski Kalah, Sensi tetap memandang itu sebagai pengalaman berharga.

“Senang juga bermain melawan Barcelona, datang dari tim yang lebih kecil hingga bermain di Camp Nou luar biasa, saya biasa mengikuti Barcelona sehingga sangat menarik,” tutup Sensi.

Leave a Comment