Tak Datang di Gala Ballon d’Or, Modric Kritik Ronaldo dan Messi

Gelandang Real Madrid dan Tim Nasional Kroasia, Luka Modric, telah berhasil mengakhiri dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam persaingan trofi Ballon d’Or atau penghargaan pemain terbaik dunia, sebagaimana dua sosok tersebut sudah mendominasi penghargaan tahunan itu selama satu dekade terakhir. Tak hanya mengakhiri dominasi mereka, mantan pemain Tottenham Hotspur ini juga mengkritik absensi Ronaldo dan Messi pada malam Gala Ballon d’Or baru-baru ini.

Seperti diketahui, Luka Modric berhasil memenangkan trofi Ballon d’Or tahun ini setelah mendapat jumlah voting terbanyak, dibandingkan dua kontestan lainnya yang masuk dalam kandidat tiga besar, antara lain Cristiano Ronaldo dan Antoine Griezmann. Dengan demikian, berakhir sudah dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang telah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun terakhir ini, dengan masing-masing sudah memenangkan lima trofi Ballon d’Or.

Kemungkinan besar baik Messi maupun Ronaldo, sudah tahu siapa pemenang penghargaan ballon d’Or tahun ini, karenanya mereka tidak tampak pada acara gala yang digelar France Football baru-baru ini. Sikap tersebut sebenarnya tidak dipermasalahkan, namun Modric menilai bahwa sikap seperti itu sama saja tidak menghargai jurnalis , pelatih dan pemain yang selama 10 tahun terakhir ini memilih mereka.

“Saya tidak dapat bicara mengapa seseorang tidak datang ke acara penghargaan tersebut, ini pilihan mereka. Itu tidak masuk akal, kan? Tampaknya suara dan penghargaan ini hanya signifikan ketika mereka memenangkannya. Ini tidak adil untuk sesama pemain dan pemilih yang telah menominasikan mereka dalam sepuluh tahun terakhir, juga untuk sepakbola dan para fans. Namun, orang akan bertindak sesuai dengan apa yang mereka pikir seharusnya.”

“Menurut opini saya, hal-hal ini sangat sederhana: Ronaldo dan Messi adalah fenomena yang mendominasi dalam sepuluh tahun atau lebih. Mereka berada di liga sendiri. Namun kita bicara soal pencapaian satu musim di sini dan saya pikir itu artinya sesuatu yang dinilai oleh pelatih timnas, manajer, legenda sepakbola, jurnalis dan sesama pemain telah menampilkan hasil yang sama.” katanya kepada Sportske Novosti.

Leave a Comment