Soal Sindiran Jose Mourinho, Ini Jawaban Jurgen Klopp

Baru-baru ini, jelang pertandingan Derby North West melawan Liverpool, pelatih Manchester United, Jose Mourino menyindir Jurgen Klopp yang selama menangani Liverpool kerap mendapat pujian karena kinerjanya namun tanpa trofi juara padahal menurut Mou, trofi juara itu sangat penting bagi setiap tim, pelatih atau pemin. Menanggapi hal tersebut, pelatih asal Jerman tentu tak tinggal diam.

Sebagaimana diketahui, Jurgen Klopp sudah mulai menangani Liverpool sejak November 2014 silam, dan sejak dipercaya menangani tim utama The Reds, yang bersangkutan memang kerap mendappat sanjungan. Pasalnya, performa liverpool semakin meningkat musim demi musim, bahkan pada kampanye musim kemarin mereka berhasil melangkah sampai ke babak final Liga Champions Eropa.

Sementara itu di awal musim ini, Klopp dan tim asuhannya juga mendapat sanjungan karena belum tersentuh kekalahan dari total 16 pertandingan Premier League yang telah berlangsung dan saat ini mereka berada di puncak klasemen sementara. Terkait capaian tersebut, Jose Mourinho sendiri tak menyangkal kinerja bagus Klopp hanya saja pelatih asal Portugal menyarankan Klopp untuk memenangkan trofi juara, karena itu sangatlah penting.

Menanggapi sindiran keras mantan pelatih Real Madrid dan Chelsea itu, Klopp tak lantas diam saja, ditegaskan manajer asal Jerman ini bahwa dia hanya berusaha untuk bekerja dan meemberikan yang terbaik untuk Liverpool.

“Apakah harus? Apakah harus saya memenangkannya? Jelas hal tersebut akan diingat banyak orang tetapi saya bekerja yang terbaik untuk Liverpool. Ini yang saya yakini,”

“Saya tidak bisa mengubah opini orang-orang yang menyebut kiprah kami di Liga Champions musim lalu sebuah kegagalan karena gagal menang di final. Apakah pencapaian itu yang paling sukses? Tidak, tetapi musim kami brilian. Saya menikmatinya. Lolos ke final adalah fantastis. Jika hanya yang terbaik masuk hitungan sementara kerja keras, tidak maka kehidupan sangat menyebalkan,” ujar Klopp.

Di satu sisi, jose Mourinho yang bekerja sebagai pelatih Manchester United sejak musim panas tahun 2016 lalu memang kerap mendapat kritik terkait dengan gaya bermain defensif yang diusungnya, namun The Special One sukses persembahkan tiga gelar pada musim pertamanya di MU.

Leave a Comment