Rusia dan Arab Saudi ‘Mandi Keringat’ dalam Pertandingan Pembukaan

Pertandingan pembukaan Piala Dunia FIFA 2018 ada di Grup A, yaitu antara tuan rumah Rusia dan Arab Saudi. Pertandingan mereka telah dijadwalkan pada tanggal 14 Juni 2018. Stadion Luzhniki tentunya akan dipenuhi dengan kegembiraan antar penggemar kedua tim.

Kelompok tempat di mana Rusia ditempatkan, mereka tidak boleh sampai kalah. Sedangkan, untuk tim Arab Saudi sendiri, mereka memiliki target yaitu mereka harus lebih baik dari turnamen sebelumnya. Terlebih lagi, umumnya tim dari Asia seringkali dianggap sebagai tim terlemah.

Kedua tim diketahui telah menyiapkan beberapa pemain bintang di mana semua mata akan tertuju. Alan Dzagoev dari CSKA Moscow, kapten Igor Akinfeev serta Artem Dzyuba dari Arsenal Tula adalah pemain bintang dari tim Rusia. Kunci dibalik serangan Rusia yang kokoh adalah penampilan dari Alan Dzagoev. Ia tak terkalahkan selama beberapa periode ini. Selain itu, kapten tim yang sangat berbakat, Akinfeev adalah pemain yang paling cemerlang dan harus bisa memikul tanggung jawab besar. Sementara dari sisi Dzyuba, penampilannya terlihat cukup menjanjikan.

Dari pasukan Arab, ada bek tengah Al Hilal, Osama Hawsawi, yang merupakan kapten tim. Kemudian, ada pemain sayap dan striker Nawaf Al Abed, lagi-lagi dari Al Hilal. Striker dari Al Nassr, Mohammad Al Sahlawi, juga telah membuktikan dirinya sebagai pemain terbaik liga selama 2 kali berturut-turut pada periode 2013-2014 dan 2014-2015. Ia sendiri telah mencetak 16 gol untuk lolos ke piala dunia.

Kedua tim tampak hebat di atas kertas, tetapi ujian sebenarnya adalah bagaimana mereka tampil di lapangan nanti. Keuntungan yang dimiliki Rusia adalah mereka bermain di kandang mereka  sendiri, sehinggan mereka akan mendapatkan banyak dukungan dari penonton di kandang mereka. Namun, hal ini juga bisa diartikan sebagai sebuah tanggung jawab besar untuk para pemain bintang untuk tampil spektakuler.

Arab Saudi yang ditempatkan dalam kelompok A ini, memang terlihat agak sulit dikalahkan. Ditambah dengan fakta bahwa Rusia berada di peringkat ke-65, yang membuat orang-orang Arab benar-benar terbukti menjadi duri untuk pihak tuan rumah. Namun, penggantian pelatih dalam tim Arab yang terjadi baru-baru ini sepertinya tidak menimbulkan efek yang ‘wow’ bagi tim, walaupun mereka telah menunggu lama umtuk bisa kembali bermain di ajang piala dunia sejak 2006. Bila Arab Saudi tidak benar-benar berjuang keras, maka dipastikan peluang mereka untuk memenangkan pertandingan krusial ini terlihat suram.

Leave a Comment