Prediksi Mourinho Soal Kegagalan Liverpool dan Man City Juara Premier League

Masuk kelender 2019 bisa dibilang menjadi awal yang buruk bagi Liverpool, dimana jalan mereka menuju tangga juara Premier League musim ini tersendat. Berbeda dari musim 2018 kemarin, dimana The Reds mengakhiri tahun tersebut dengan berada di puncak klasemen Premier League dengan raihan 54 poin dan unggul tujuh poin dari Manchester City.

Kini semua menjadi mimpi buruk dengan terus menurunnya performa anak asuh Jurgen Klopp tersebut. Kekalahan di Etihad Stadium pada awal Januari lalu merupakan titik awal mimpi buruk Liverpool. Sekarang semakin jelas, dimana Liverpool harus turun ke peringkat kedua dengan 70 poin dan Manchester City berada di posisi puncak.

Situasi yang terjadi pada Liverpool lantas menarik perhatian dari mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Dia langsung mengeluarkan analisisnya perihal penurunan performa Liverpool dan sangat di percaya kegagalan Liverpool karena ulahnya sendiri.

Main Aman dan Hasil Imbang

Mourinho menilai bahwa momen ini terjadi karena Liverpool bermain aman dan hasilnya mereka meraih 1 poin. Ketika itu Manchester City bermain imbang melawan Newcastle, dan Liverpool semestinya memaksimalkan peluang itu, namun mereka hanya mampu meraih hasil imbang.

“Saya merasakan ada hal buruk pada Liverpool ketika mereka bermain imbang, dan tidak mampu memanfaatkan situasi Manchester City bermain imbang. Ini adalah jenis pertandingan di mana anda harus memaksimalkan peluang,” buka Mourinho.

“Dimana Manchester City kalah, Liverpool harus mengeluarkan segalanya untuk meraih kemenangan. Liverpool kehilangan beberapa kesempatan. Sang lawan kalah, dan pada hari berikutnya mereka mendapatkan energi positif karena Liverpool hanya mendapat 1 poin.”

Faktor Mental

Kini Manchester City diklaim sudah memegang kendali. Liverpool sekarang menjadi pengejar dan berusaha untuk terus menang agar bisa memberikan tekanan. Klopp sendiri menyadari bahwa pada akhirnya faktor mental akan menentukan hasil akhir.

“Liverpool kehilangan kendali, sekarang Manchester City berada di atas angin. Man City memegang takdir di tangan mereka, dan Liverpool kehilangan kontrol. Saya pikir mental disini penting. Sekarang kami harus memikirkan tim lain, bukan hanya diri sendiri. Kami memikirkan dua pertandingan setiap pekan,” cetus Klopp.

“Pertama untuk pertandingan mereka sendiri, dan kedua melihat pertandingan Manchester City.” tutup Mourinho yang sekarang beralih profesi sebagai komentator di salah satu stasiun televisi sepak bola terkenal.

Di sisa 9 pertandingan Premier League musim ini, Klopp mengaku sangat optimis Liverpool akan kembali pada posisi seharusnya dan bisa memaksimalkan semua pertandingan dengan kemenangan.

Leave a Comment