Piala Euro 2020 Ditunda, Begini Kata Presiden UEFA

UEFA telah resmi mengumukan bahwa pergelaran akbar Piala Eropa atau Euro 2020 akan ditunda sampai tahun 2021 mendatang.

Keputusan tersebut tak terlepas dari pandemi Virus corona yang masih belum mereda sampai saat ini. Apalagi, Benua Eropa tercatat sebagai tempat berkembang biak virus berbahaya ini. Italia tercatat sebagai negara terpapar paling parah kedua setelah Cina dengan lebih dari 30 ribu kasus ditemukan.

Sedangkan di seluruh dunia, sudah tercatat lebih dari 185 Ribu kasus positif Virus Corona sampai berita ini diturunkan. Pada akhirnya, UEFA menggelar rapat darurat tanpa tatap muka, dengan 55 anggota yang hadir pada Selasa waktu setempat (17/03).

Ada beberapa hal yang dibicarakan dalam rapat tersebut, termasuk diantaranya nasib pergelaran Piala Eropa atau Euro 2020 yang awalnya akan digulirkan pada Juni 2020 mendatang.

Mengingat wabah virus covid-19 ini tak kunjung mereda, ditambah dengan ditundanya kompetisi level klub, akhirnya UEFA sepakat untuk menunda pergelaran empat tahunan ini. Tak tanggung-tanggung, mereka menundanya sampai 12 bulan ke depan.

Artinya, kompetisi Piala Euro 2020 baru akan dilangsungkan pada bulan Juni 2021 mendatang. Selain itu, pertandingan playoff Piala Eropa 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret mendatang, akan dimainkan pada awal Juni tahun ini.

Berbicara mengenai keputusan tersebut, Presiden UEFA Aleksandr Ceferin angkat bicara. Ditegaskan bahwa tidak mudah mengambil keputusan seperti ini. Namun, dipastikan juga bahwa semua anggota UEFA juga sudah menyepakati kebijakan tersebut.

Karena, yang terpenting adalah kesehatan semua orang termasuk para pemain dan suporter.

“Kesehatan suporter, staf, dan pemain harus menjadi prioritas nomor satu kami, dan dengan semangat itu, UEFA mengajukan berbagai opsi sehingga kompetisi dapat berakhir musim ini dengan aman dan saya bangga dengan respons rekan-rekan saya di seluruh sepak bola Eropa,” ujar Ceferin.

“Ada semangat kerja sama yang nyata, dengan semua orang mengakui jika mereka harus mengorbankan sesuatu untuk mencapai hasil terbaik. Adalah penting sebagai badan sepak bola Eropa, UEFA memimpin proses dan melakukan pengorbanan terbesar,” lanjutnya.

UEFA sendiri akan mengembalikan 100 persen uang kepada para pembeli tiket yang sudah terlanjur membayar.

Leave a Comment