Pertarungan Rata-rata Antara Peru dan Denmark

Tanggal 16 Juni 2018 akan menjadi hari yang spesial bagi para penggemar sepakbola. Pertandingan ke-2 dari Grup C akan mempertemukan Amerika Selatan dan Eropa atau Peru dan Denmark, untuk lebih spesifiknya. Aksi ini akan berlangsung di Mordovia Arena, Saransk. Mereka akan saling berhadapan dalam pertandingan pertama mereka, hal menarik untuk dilihat adalah apakah setelah penantian 36 tahun tim Peru akan berbuah atau pengalaman Denmark akan mencuri perhatian.

Tim Peru membuat penampilan piala dunia pertamanya sejak hibernasi dari tahun 1982, ini akan menjadi pertandingan yang kelima. Inklusi kapten Paolo Guerrero Peru dalam tim menjadi diragukan, sejak ia dinyatakan positif dalam uji penggunaan kokain. Sementara itu, tim tidak memiliki bintang lagi selain Jeffferson Farfan dari Lokomotiv Moscow, yang memainkan pemain depan dan pemain sayap, ia akan berada di bawah tekanan jika Guerrero dilarang bermain. Pemain depan lainnya yang tampil bagus saat ini adalah Monarcas Raul Ruidiaz dari Meksiko. Dua pemain bek yang saat ini menjadi tumpuan besar Peru adalah Alberto Rodriguez dan Miguel Trauco. Gelandang Renato Tapia dan Andre Carrillo juga memainkan peran utama dalam babak kualifikasi tim.

Sebagian besar pemain dalam tim tidak dikenal dan diakui oleh banyak orang di piala dunia. Tidak yakin apakah ini justru akan menjadi sebuah keuntungan bagi tim dengan meciptakan beberapa kejutan atau mereka hanya akan tampil dengan kualitas rata-rata.

Di sisi lain, Denmark telah memiliki banyak pengalaman di timnya. Meskipun, mereka mungkin bukan lawan yang kuat, namun mereka masih memiliki pemain senior yang tahu bagaimana bermain dengan baik. Bintang tim Christian Eriksen, gelandang dan penjaga gawang Kasper Schmeichel adalah pilar dari tim ini. Ada juga, Nicklas Bendtner yang diketahui memiliki banyak potensi untuk mengejutkan orang Peru. Ia memang bukan pemain kelas atas, namun ia mungkin bisa melangkah ke posisinya dan mencetak beberapa gol krusial untuk timnya.

Tak ada satu pun dari tim yang pernah menjadi pemenang pertandingan yang mencapai skor bagus. Eriksen sendiri juga tidak bisa mengangkat timnya dengan bahu satu-satunya, namun ia tetap akan menjadi pemain penting. Semakin sulit untuk memprediksi pemenang dalam hal seperti itu, dan hasil imbang tampaknya lebih besar terjadi. Meskipun, Denmark adalah favorit, namun segalanya bisa terjadi dalam dunia sepak bola.

Namun demikian, menang pada tahap ini akan menjadi dorongan moral untuk meningkatkan penampilan bagi kedua tim. Siapa pun tim yang menang tentunya akan memiliki semangat yang tinggi untuk menghadapi sisa 2 pertandingan dan semakin mendorong diri untuk berhasil lebih jauh.

Leave a Comment