Pep Guardiola Sebut Standar Liverpool Terlampau Tinggi

Tujuh poin memang jarak yang masih bisa dikejar Manchester City di sisa waktu musim ini, sebagaimana poin tersebut yang memisahkan mereka dengan Liverpool selaku pemuncak klasemen. City tergusur dari singgasana klasemen usai menelan dua kekalahan beruntun selama sepekan terakhir. Pelatih Pep Guardiola sendiri menegaskan bahwa performa timnya musim ini cukup bagus, hanya saja standar yang ditetapkan Liverpool terlampau tinggi untuk disamai saat ini.

Seperti diketahui, Liverpool berhasil mengkudeta Manchester City dari puncak klasemen sementara, berkat catatan tak terkalahkan di sepanjang 20 pertandingan pertama musim ini, termasuk saat menghajar Arsenal lewat skor telak 5-1 dinihari tadi. Sedangkan Manchester City harus rela tergusur dari puncak usai telan dua kekalahan beruntun, masing-masing melawan Crystal palace dan Leicester city. Akibat dua kekalahan tersebut, City tak hanya tersingkir dari puncak, tapi juga digeser oleh Tottenham hotspur dari posisi ke-2.

Sekarang, sang juara bertahan tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang ada di puncak, dimana tentu saja fakta ini mengecewakan. Namun demikian, pelatih Pep Guardiola menegaskan bahwa mengumpulkan 44 poin dari 19 pertandingan bukan perkara yang buruk, bahkan terbilang bagus, hanya saja standar yang ditetapkan Liverpool, dimana mereka hanya kebobolan 8 gol dari 20 partai dan mencetak lebih banyak gol terlampau tinggi untuk disamai.

“Kami sebetulnya bermain baik di musim ini. Meraih 44 poin di putaran pertama bukan hal yang buruk. Jika Anda meraih 44 poin lagi di putaran kedua, Anda akan mendapat 88 poin, yang cukup untuk membuat Anda menjadi juara. Dalam 20 tahun terakhir, mayoritas tim yang menjuarai EPL meraih poin lebih sedikit [dari 88 poin].”

“Lalu dalam dua laga terakhir kami kalah melawan Crystal Palace dan Leicester. Kini, ada dua tim yang lebih baik ketimbang kami [Liverpool dan Tottenham]. Apa yang bisa kami katakan ketika Liverpool membuat banyak gol dan clean sheet? Kami tidak bisa menyaingi hal tersebut. Oleh karena itu, kami harus melihat diri sendiri. Melawan Southampton, kami harus melakukan pekerjaan kami, dan mencoba menang. Jika itu terjadi, segalanya akan kembali normal,” kata Guardiola dalam jumpa pers.

Leave a Comment