Pakai Taktik Parkir Bus Lawan Liverpool, Ini Penjelasan Simeone

Atletico Madrid benar-benar menerapkan apa yang dinamakan taktik Parkir Bus begitu Saul Niguez membawa mereka unggul atas Liverpool dinihari tadi. Meski banyak dicerca, tapi taktik tersebut sangat efektif untuk meredam gempuran tim tajam seperti Liverpool.

Wakil La Liga Spanyol tersebut memang berhasil menang atas Liverpool pada leg pertama dinihari WIB tadi (19/02). Adalah Saul Niguez yang mencetak gol cepat di menit ke-4. Menariknya, setelah gol tersebut Atletico Madrid menerapkan taktik parkir bus.

Hampir semua pemain mereka berada di garis pertahanan sendiri, dengan tujuan meredam serangan dan gempuran yang dilepaskan tim tamu. Bahkan, dari segi statistik Atletico Madrid tercatat hanya memainkan 27 persen penguasaan bola sepanjang laga.

Taktik ini terbilang efektif untuk mempertahankan keunggulan. Para pemain Liverpool tampak frustrasi karena tak mampu menembus pertahanan solid tuan rumah. Bahkan, mereka tidak mampu melepas satu tembakan tepat sasaran.

Pelatih Diego Simeone pun mengakui bahwa dia menginstruksikan semua pemainnya untuk bertahan, demi menjaga keunggulan.

“Kami memainkan permainan yang harus kami mainkan untuk mempertahankan hasil,” kata Diego Simeone dikutip dari Marca.

Meski dianggap curang atau tidak kreatif, Diego Simeone tampak cuek. Dia bahkan sangat mengapresiasi performa para pemainnya sepanjang laga.

“Kami punya peluang dari serangan baik untuk mencetak gol lebih banyak. Kami adalah tim yang bermain sebagai tim. Jika penyerang tidak ambil bagian dalam pekerjaan defensif, tim tidak akan melakukan pekerjaannya. Ini pekerjaan yang bagus dari semua orang,” tandasnya.

Kemenangan 1-0 ini memang belum membuahkan tiket ke delapan besar. Atletico Madrid harus berjuang pada pertandingan leg kedua, yang tentu saja akan lebih berat karena digelar di Anfield. Namun, Simeone tetap percaya diri dengan kemampuan para pemainnya.

“Ini pertandingan yang sulit, lawan yang hebat, tetapi kami sudah tahu apa tujuannya. Kami akan melawan tim yang biasanya tampil hebat di kandangnya, kami sudah siap sejak awal,” tutupnya.

Sebagai informasi, musim lalu Liverpool sempat tertinggal 1-4 di Camp Nou saat berhadapan dengan Barcelona pada babak semifinal. Mereka justru berhasil lolos usai menang telak 4-0 pada leg kedua di Anfield.

Leave a Comment