Morbidelli: Bertandem Dengan Rossi Bakal Lebih Santai

Rider tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli tampak begitu antusias bertandem dengan mentornya sendiri, Valentino Rossi di musim 2021 ini. Meski yakin akan peluang juara, namun Morbidelli percaya musim ini akan lebih santai karena kehadiran The Doctor.

Sebagai informasi, Franco Morbidelli sejatinya sudah kenal dekat dengan Rossi sejak masih berusia 13 tahun. Bahkan, ketikan akademi VR46 dirilis pada tahun 2013 silam, Morbidelli adalah anggota pertama yang menjadi didikan The Doctor.

Bisa dikatakan, hubungan antara Morbidelli dan Rossi sudah seperti saudara, mengingat mereka hampir setiap hari bertemu untuk latihan fisik dan motor bersama.

Karena alasan tersebutlah Morbidelli merasa antusias sekaligus penasaran bertandem dengan mentornya sendiri di tim Petronas Yamaha SRT.

“Tim kami akan diisi oleh dua orang yang berasal dari area yang sama, sangat menarik berkat berbagai alasan. Saya dan Vale sudah bilang sejak lama bahwa ini bakal bagus,” ujar juara dunia Moto2 2017 ini.

Meski tentu saja targetnya tetap menjadi juara dunia, namun Morbidelli yakin kehadiran Rossi di timnya bakal membuat suasana menjadi lebih rileks dan lebih santai.

“Kini semua sudah resmi, kami pun akan langsung ke arah tujuan. Entah bagaimana rasanya jadi tandem Vale nanti.”

“Jelas atmosfernya bakal berbeda, lebih rileks. Dengan Fabio bahkan atmosfer kami tidak tegang dan bikin gugup, namun saya rasa situasinya bakal lebih santai,” tandasnya.

Sebenarnya, pada kampanye musim 2020 kemarin, Franco Morbidelli berhasil meraih hasil yang maksimal, dimana dia finish sebagai runner up klasemen akhir.

Meski begitu, pria asal Italia ini tidak memungkiri bahwa musim kemarin berlangsung cukup berat karena beberapa faktor. Harapannya, musim ini berjalan lebih baik dari sebelumnya.

“Saya harap musim ini berjalan dengan normal, tahun lalu sungguh berat, tak hanya karena pandemi, tapi juga karena jadwalnya sangat padat. Semoga pandemi ini segera hilang dan kami bisa menjalani program yang normal.”

“Musim lalu sungguh sulit dan berat, jadi sangat penting bagi kami rehat usai akhir musim,” tutupnya.

 

Leave a Comment