Maroko vs Iran : Kami Siap Berjuang untuk Gelar Piala Dunia FIFA 2018 !

Pertandingan Piala Dunia FIFA 2018 yang ditunggu-tunggu, tim ditempatkan di grup B, yaitu Maroko, juga dikenal sebagai singa atlas, dan Iran direncanakan akan saling berhadapan pada tanggal 15 Juni ini di Stadion Krestovsky. Pertandingan antara Maroko dan Iran diprediksi akan sangat mendebarkan, perihalnya kedua tim ini sedang mengalami ketegangan.

Agar Maroko memiliki peluang yang lebih besar untuk memenangkan piala dunia, mereka harus mengalahkan Iran dalam pertandingan ini. Di sisi lain, Iran yang dinilai kurang dari tim lain, membuat mereka benar-benar harus berjuang keras.

Dilatih oleh pelatih dari Prancis Herve Renard, para pemain Maroko benar- benar akan dinilai dan dipilih secara ketat. Mata para penonton akan terfokus pada kapten bek Juventus, Medhi Benatia, gelandang Nabir Dirar, kapten asisten Mbark Boussoufa, Nordin Amrabat, dan stiker Hakim Ziyech sebagai pusat aksi dari tim Maroko.

Di sisi Iran, tim terdiri dari bintang-bintang seperti bek Pejman Montazeri, gelandang Ehsan Ahjsafi, kapten dan gelandang Masoud Shojaei, gelandang Ashkan Dejagah dari Nottingham Forest, Karim Ansarifard striker Olympiacos, Reza Ghoochannejhad dari Heerenven dan pemain depan Sardar Azmoun dari Rubin Kazan. Sardar akan diposisikan sebagai superstar tim.

Di sisi Asia, Sardar Azmoun, seorang striker bintang muda dan pencetak gol terbanyak dari tim ini, aksinya akan dimata-matai sepanjang permainan. Selain itu, ada pula striker Karim Ansarifard dan Reza Ghoochannejhad yang juga panas di lapangan.

Persaingan antara kedua tim ini ibarat seperti perkelahian manusia melawan banteng, karena kedua tim ini terlatih dan kuat. Statistik menunjukkan bahwa Maroko memiliki keuntungan tambahan daripada Iran, karena mereka tidak kalah dalam 6 pertandingan terakhir, namun kalah dalam pertandingan terakhir melawan Mali. Di sisi lain, Iran kalah sebanyak 2 kali dalam 6 pertandingan terakhir. Prediksi menunjukkan Maroko memiliki peluang sangat rendah untuk menang dengan satu gol.

Grup B terlihat memiliki tim kuat yang terkenal di dunia dan ini merupakan kerugian bagi tim Iran. Tim Maroko juga telah mengetahui tentang adanya ‘sup panas’ di depan. Tim Afrika memandang orang-orang Arab sebagai hambatan dalam memenangkan gelar dunia besar, karena mereka lebih tinggi menurut statistik. Kecuali tim Iran mampu memberikan tembakan terbaik mereka dan memenangkan pertandingan, maka tekanan ke depan dapat mengubur harapan mereka untuk memenangkan gelar piala dunia.

Leave a Comment