Liverpool Sempat Cemas Gagal Juara Karena Corona

Peter Moore selaku mantan petinggi Liverpool tidak bisa menampik fakta bahwa tim Marseyside sempat merasa khawatir gagal jadi juara Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah dikarenakan pandemi Virus Corona yang sedang melanda.

Harus diakui bahwa Liverpool adalah tim yang paling berjaya di ajang Premier League musim 2019/20 kemarin. Mereka kokoh di puncak klasemen sementara dengan keunggulan poin yang cukup jauh dari rival terdekat, Manchester City.

Namun, begitu gelar juara tinggal ditentukan oleh dua kemenangan saja, kompetisi malah dihentikan. Saat itu, Pemerintah Inggris memutuskan untuk melakukan karantina wilayah alias Lockdown sehingga semua aktivitas olahraga termasuk sepakbola harus dihentikan sementara.

Banyak fans Liverpool yang merasa sangat kecewa, mengingat klub kesayangan tinggal sedikit lagi meraih gelar juara Premier League pertama setelah penantian selama 30 tahun.

Peter Moore yang meninggalkan posisinya di Liverpool sejak Agustus lalu tidak menampik fakta bahwa saat itu memang sempat ada kecemasan kompetisi akan dihentikan tanpa adanya tim yang jadi juara.

“Saya khawatir dalam beberapa pekan pertama. Itu adalah saat-saat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kami semua mencoba untuk mencari tahu apa artinya dan berapa lama itu bisa berlangsung.”

“Ada beberapa seruan untuk menghapus musim seolah-olah itu tidak pernah terjadi. 20 klub biasanya bertemu sekali dalam tiga bulan. Kami melakukan 17 kali rapat pemegang saham dalam waktu kurang dari 90 hari,” ujar Moore kepada BBC Sport.

Kecemasan semakin meningkat tatkala beberapa liga seperti Ligue 1 Prancis, Liga Belanda dan Liga Belgia menghentikan kompetisi mereka di tengah-tengah pandemi.

Namun, untungnya bagi Liverpool karena Premier League tidak terpengaruh keputusan liga lain. Akhirnya mereka tetap melanjutkan kompetisi dan Liverpool pun berhasil jadi juara untuk pertama kali.

“Ada kepentingan pribadi dari tim yang merasa terancam. Sulit untuk membantah mereka jika mata pencaharian Anda bergantung padanya,”

“Awalnya saya khawatir, tetapi dengan cepat saya bisa melihat kami menyingsingkan lengan baju kami dan semua orang mengerti kami harus menyelesaikan musim ini,” tukasnya.

Leave a Comment