Liverpool Harusnya Jadi Klub Kaya Raya Sekarang Andai Saja…

Klub Premier League, Liverpool harusnya kini menyandang status sebagai klub terkaya Inggris mungkin Eropa, andai menerima pinangan dari Sheikh Mansour beberapa tahun silam.

Tak dipungkiri, Manchester City meraih sukses besar selama 10 tahun terakhir karena kedatangan pemilik anyar, Sheikh Mansour. Konglomerat asal Abu Dhabi itu tak segan menggelontorkan dana besar untuk membeli sederet pemain dan pelatih kelas Dunia.

Perlu diketahui, sang konglomerat membayar sebagian besar saham City 12 tahun silam, tepatnya di tahun 2008.

Terhitung sejak kesepakatan tersebut tercapai, Manchester City mulai merekrut pemain-pemain top seperti Aguero, David Silva, pelatih Roberto Mancini dan masih banyak lagi. Dana yang dikeluarkan untuk membeli sosok-sosok tersebut juga terbilang sangat besar.

Tapi mengejutkan ketika mendengar klaim dari Graeme Souness bahwa sebenarnya Sheikh Mansour berencana membeli eks klubnya, Liverpool, bukan City. Souness mengaku sempat bertemu dengan Amanda Staveley di Dubai.

Wanita tersebut ternyata adalah sosok yang membantu proses akuisisi Sheikh Mansour terhadap Manchester City. Siapa sangka, Staveley adalah fans Liverpool, sehingga membuat Souness bertanya kenapa dia tidak menggiring Sheikh Mansour untuk membeli Tim Marseyside.

“Saya pergi ke Dubai 12-13 tahun lalu. Dalam perjalanan keluar dari restoran saya bertemu dengan beberapa pihak orang di bar. Salah satu dari mereka memperkenalkan diri sebagai Amanda (Staveley) dan mengaku seorang penggemar Liverpool,”

“Dia kemudian berkata, ‘Saya bertanggung jawab membawa rombongan Abu Dhabi ke Manchester City.’ Saya pun menyahut, ‘Anda tadi bilang Anda penggemar Liverpool, mengapa Anda tidak membawa mereka ke sana?’,” kata Souness seperti dilansir Daily Mail.

Dikatakan Staveley bahwa sebenarnya dia sudah melakukan hal tersebut, akan tetapi dua pemilik Liverpool yakni Tom Hicks dan George Gillett terlalu sulit saat diajak bernegosiasi.

“Amanda menjawab, ‘Saya sudah mencoba melakukannya berulang kali, tapi Gillett dan Hicks terlalu sulit diajak bernegosiasi sehingga keluarga Abu Dhabi akhirnya menyerah’,” tandasnya.

Andai saja saat itu dua pemilik Liverpool bersedia diajak negosiasi, bisa jadi Liverpool kini adalah tim terkaya di Inggris. Pasalnya, mereka sudah memiliki modal besar, sebagai salah satu klub yang punya nama dan sejarah besar di Inggris.

Leave a Comment