Lionel Messi Diklaim Tidak Nyaman di Barcelona Saat Ini

Salah seorang legenda Argentina, Juan Sebastian Veron melihat ada yang tidak beres dari penampilan Lionel Messi di Barcelona saat ini. Menurut dia, La Pulga tidak nyaman bermain dibawah revolusi yang digiring manajer anyar Ronald Koeman.

Sebenarnya, Lionel Messi sudah merasa tidak nyaman di Barcelona sejak dua musim terakhir, puncaknnya dia ingin pergi dari klub yang membesarkannya itu pada musim panas kemarin. Tapi, niatnya dihalangi Barcelona, dan akhirnya terpaksa bertahan.

Sempat ada yang ragu bahwa Messi bakal tampil seperti biasa setelah apa yang terjadi di musim panas kemarin. Namun kenyataannya, pemain berjuluk La Pulga telah mencetak dua gol dari enam laga pertama musim ini di semua ajang.

Hanya saja, kedua gol tersebut berasal dari titik putih penalti, bukan open play seperti yang biasa diperagakan mega bintan Argentina. Dengan kata lain, fakta ini terbilang buruk bagi level seorang Lionel Messi.

Barcelona dianggap saat ini sedang dalam masa transisi, mereka berusaha melupakan Messi dengan Ronald Koeman sebagai pemimpin revolusi tersebut.

Namun, Juan Sebastian Veron melihat ada rasa tidak nyaman dari Lionel Messi, saat yang bersangkutan beraksi di atas lapangan.

“Saya mengamati dia sangat tidak nyaman bermain dalam tim yang sedang dalam masa transisi,”

“Selama bertahun-tahun di Barcelona dia adalah pemain penting, tapi sekarang mereka ada masa transisi, mereka punya banyak pemain cadangan dan mencoba menemukan identitas.” Demikian menurut Veron kepada Ole via Goal.

Lebih lanjut, Veron merasa bahwa pihak Barcelona tidak bisa membentuk tim yang bisa membuat Lionel Messi bermain di level terbaiknya. Sedangkan di satu sisi, sang pemain bertekad terus berada dalam level tertinggi.

Dengan demikian, tidak ada jaminan bahwa Messi akan tetap bertahan selepas kontraknya berakhir di musim panas nanti.

“Tampak jelas di mata saya bahwa, sampai titik tertentu, klub tidak bisa meladeni Leo dengan rekan setim yang tepat, khususnya dalam formasi dan sebagai tim,”

“Ini, entah bagaimana, justru menyulitkan dia. Dia pemain yang akan selalu mencoba kompetitif dan ingin berada di level tertinggi,” tandasnya.

Leave a Comment