Klub Skotlandia Luncurkan Jersey Terbaru Dengan Model Telanjang

Ketika sebuah klub ingin memperkenalkan jersey terbarunya, mereka terkadang malah memberikan kesan yang berbeda dari biasanya. Dan hal itu benar-benar terjadi, dimana datang dari klub Skotlandia, Ayr United yang secara berani mempromosikan jersey terbarunya dengan cara yang nakal.

Ayr United secara terbuka memperkenalkan jersey terbarunya dengan menggunakan jasa model telanjang sebagaimana gaya itu diperkenalkan dengan sebuah cat berwarna yang nyaris memperlihatkan bentuk lekuk tubuhnya secara jelas.

Sebagai klub profesional Eropa, Ayr United selalu menjadi sorotan karena sering kali mempromosikan jersey terbarunya dengan cara yang tidak baik di setiap tahunya. Terbukti di tahun lalu saja, mereka dengan berani menggunakan jasa model yang sama dengan bertelanjang dada.

Satu sponsor terbesar mereka bernama Bodog yang merupakan perusahaan taruhan online, menimbulkan kontroversi ketika mulai mempromosikan jersey The Honest Men dengan cat tubuh. Meski sudah tidak lagi bekerja sama dengan Bitcoin SV, namun mereka masih menjalankan motode promosi tersebut dengan cara yang panas.

Menariknya lagi ketika publik begitu terkejut dengan model seksi dan cantik, Ayr United sempat mengeluarkan model pria yang nyaris bugil. Sejauh ini, metode bodypaint yang menunjukkan jersey rumah dan tandang baru klub masih dijalankan oleh para petinggi Ayr United dalam sesi pemotretan.

Ketika semua itu berjalan, banyak yang menganggap metode Ayr United sedikit cabut alias seksisme. Akan tetapi, masih banyak pandangan positif yang mengklaim selagi tidak berbahaya foto-foto tersebut masih menghibur. Adapun kritik juga datang dari Maureen McGonigle pada musim 2016 selaku pendiri Scottish Women in Sport.

“Ini bagai sebuah klub yang mencoba menarik perhatian dari komunitas. ini adalah tujuan sendiri. Mereka menggunakan taktik dari tahun 1970-an untuk menjual pakaian. Mereka akan jauh lebih baik menggunakan gambar-gambar positif dari sebuah keluarga untuk mempromosikan jersey. Ini adalah bagian pemasaran yang mengerikan.” buka McGonigle.

Mendengar kritik tersebut, pendiri BSV tetap pada jalan utama, dimana dia tidak memperdulikan pemotretan tradisional dan lebih tertarik untuk fokus pada cryptocurrency yang dianggap membuahkan hasil yang maksimal ketimbang mendengarkan komentar yang tidak membangkitkan gairah.

“Pembidikan kami menuju pada blockchain BSV akan secara besar-besaran menjadi buku besar data dunia, dan perusahaan dapat menjalankan aplikasi mereka di atas tulang punggung teknologi yang menarik ini,” cetus Calvin Ayre.

Leave a Comment