Kerja Keras Senegal Di Piala Dunia FIFA

Tahun 2018 merupakan kali kedua Senegal berada di ajang Piala Dunia FIFA. Mereka adalah negara Afrika kedua yang memasuki ke babak perempat final pada tahun 2002, saat Jepang dan Korea menjadi Tuan Rumah Piala Dunia saat itu. Pelatih mereka, Aliou Cisse, yang dulunya adalah kapten tim di ajang piala dunia sebelumnya, akhirnya mulai menjadi pelatih sejak Maret 2015.

Penjaga gawang terdiri dari nama-nama seperti Khadim NDiaye dari Horoya, Abdoulaye Diallo dari Rennes, Pape Seydou NDiaye dari Niarry Tally dan Alfred Gomis dari SPAL.

Posisi bek ada Fallou Diagne dari Metz, Papy Djilobodji dari Dijon, Lamine Gassama dari Alanyaspor, Kalidou Koulibaly dari Napoli, Youssouf Sabaly dari Bordeaux, Salif Sane dari Hannover 96, Pape Souare dari Crystal Palace dan Moussa Wague dari Eupen.

Para gelandang termasuk didalamnya Idrissa Gueye dari Everton, Cheikhou Kouyate dari West Ham United, yang juga merupakan kapten. Alfred NDiaye dari Wolverhampton Wanderers, Badou NDiaye dari Stoke City, Cheikh NDoye dari Birmingham City dan Henry Saivet dari Sivasspor.

Pemain kunci adalah pemain tim bagian depan. Mereka memiliki beberapa pemain bagus yang mampu membalikkan keadaan. Keita Balde dari Monaco, Sadio Mane dari Liverpool, MBaye Niang dari Torino, Diafra Sakho dan Ismaila Sarr dari Rennes, serta Moussa Sow dari Bursaspor.

Sadio Mane adalah pendukung kuat dalam tim dan juga pemain kunci. Pemain muda ini berbakat dalam mencetak gol dengan cepat. Ia juga populer atas perayaan tari khasnya. Bintang muda lainnya adalah Keita Balde. Ajang Piala Dunia ini akan memberinya kesempatan sempurna untuk menampilkan bakatnya. Karirnya sudah terlihat semakin cerah, padahal dia baru berusia 23 tahun.

Pemain bek, Koulibaly dari Napoli, juga merupakan salah satu pemain terhormat di tim nasional. Dia bermain di posisi bek tengah. Tubuh fisiknya yang kuat terkenal dengan kecakapan dan fleksibilitas udara. Ia mampu mengontrol pertahanan bersama dengan Mane sebagai penyerang.

Gueye dan Kouyate merupakan ‘tulang punggung’ tim dan dukungan mereka sangat dibutuhkan oleg tim. Debutan Mbaye Niang yang memiliki 3 caps untuk Senegal, juga layak untuk disaksikan performanya.

Tim Senegal mendapat sebutan ‘Lions of Teranga’, tetapi hingga saat ini kemenangan mereka belum cukup meyakinkan. Mereka masih harus bekerja keras untuk membuktikan kehebatan mereka.

Senegal ditempatkan di Grup H di mana mereka  akan bertemu Polandia, Jepang dan Kolumbia. Mereka juga-lah negara di Afrika yang menyebabkan beberapa kekacauan di Rusia.

Leave a Comment