Kepergian Ramsey ke Juve Meninggalkan Luka Dalam Bagi Arsenal

Legenda Arsenal, Robert Pires menjadi salah satu sosok yang berani menunjukkan kekecewaannya terhadap sikap klub yang rela melepas Aaron Ramsey ke Juventus. Alasannya sangat sederhana, dirinya melihat bahwa Ramsey adalah salah satu pemain terbaik yang dimiliki Arsenal, dan kepergiannya diprediksi oleh Pires akan berdampak besar dalam persiapan The Gunners musim depan.

Kepastian Ramsey meninggalkan Arsenal memang sudah jelas, hal ini berdampak dari buntunya negoisasi kontrak baru yang dirancang oleh kedua klub. Tampaknya Ramsey ingin lebih dihargai oleh pihak klub, tetapi Arsenal menepis semua harapan Ramsey yang ingin mendapatkan gaji lebih besar.

Sampai pada akhirnya semua ini berakhir sia-sia, dimana Ramsey menyetujui secara personal penawaran Juventus. Kini masa-masa terakhir Ramsey bersama Arsenal terpaksa diakhiri dengan buruk. Dia diserang cedera hamstring beberapa hari lalu dan musimnya dipastikan berakhir lebih cepat.

Dengan kata lain, perpisahan Ramsey bersama Arsenal tidak berjalan klimaks. Setelah 11 tahun membela Arsenal, kepindahan dengan cara seperti itu tentu tidak sesuai dengan harapan Ramsey. Pires pun muncul sebagai salah satu sosok yang paling kecewa.

Pires sendiri meyakini bahwa bukan dirinya seorang yang merasa kecewa, dirinya melihat banyak fans Arsenal yang bersikap sama lantaran menganggap jasa Ramsey masih sangat diperlukan.

“Sungguh kecewa, benar-benar kecewa karena saya mengenal sosok Ramsey. Dia pemain bagus, dan dia melakukan segalanya dengan sangat bagus, dia mencetak banyak gol. Dia pemain yang sangat penting dalam skuat, khususnya di ruang ganti,” ucap Pires.

“Sayang beribu saya, ini hanyalah sepak bola, kami harus menghormati keputusan Ramsey. Bagi dia, ini adalah tantangan baru, hidup yang baru.”

Pires melanjutkan bahwa dirinya selalu mendukung keputusan Ramsey, dan apa yang diambil oleh sang pemain adalah keputusan yang benar. Bermain di Serie A bersama klub sebesar Juventus bakal mendongkrak level Ramsey, khususnya karena bermain satu tim dengan Cristiano Ronaldo.

“Senang saya dengan Ramsey, dia layak mendapatkan kesempatan hebat ini. Serie A adalah liga yang bagus dan Juve merupakan salah satu tim terbaik di Eropa. Dia akan bermain dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Cristiano Ronaldo. Saya kecewa, tetapi begitulah kehidupan,” tutup Pires.

Terlepas dari Pires, sejatinya Unai Emery yang merupakan pelatih Arsenal mengakui bahwa hati Ramsey masih untuk The Gunners. Ramsey kecewa karena perpisahannya tidak bisa berjalan baik dikarenakan cedera menghampiri dan berpotensi gagal finish di empat besar Premier League Inggris musim ini.

Leave a Comment