Juventus Sudah Pikirkan Scudetto ke-10 Beruntun

Mendominasi Serie A selama 9 Musim terakhir secara beruntun tak lantas membuat Juventus puas. Bahkan, saat ini mereka sudah memikirkan scudetto ke-10 secara beruntun.

Sebagaimana diketahui, Juventus memang telah berhasil mengamankan gelar juara Scudetto musim ini pada akhir pekan kemarin, tepatnya saat mengalahkan Sampdoria dua gol tanpa balas.

Meski Serie A Italia masih menyisakan dua pertandingan lagi saat itu, Bianconneri tetap berhak atas trofi juara karena tak lagi terkejar para pesaing terdekatnya.

Faktanya, Scudetto musim ini menjadi gelar Scudetto ke-9 yang diraih Juventus dalam 9 musim terakhir secara beruntun. Dengan kata lain, mereka telah mempertegas status sebagai pendominasi trofi Lokal.

Kendati demikian, Si Nyonya Tua bukan tanpa hambatan untuk secara konsisten memenangkan gelar Scudetto sembilan musim terakhir ini. Mereka kerap disulitkan oleh para pesaing terdekat.

Hal tersebut juga nampak dari musim ini, dimana Juventus sempat disalip Inter Milan dan Lazio.

Salah satu bintang andalan utama Juventus, Paulo Dybala mengakui hal tersebut. Namun, justru persaingan ketat-lah yang membuat gelar juara terasa jauh lebih spesial.

“Bisa sulit untuk menjaga konsentrasi dan ambisi. Namun, setiap kesuksesan juara terasa spesial,” ujar Dybala dalam wawancara dengan The Guardian.

Bintang muda Argentina ini juga menegaskan bahwa Scudetto ke-9 secara beruntun tak lantas membuat Juventus berpuas diri. Klub bahkan sudah berpikir untuk Scudetto ke-10 secara beruntun.

“Saya rasa itulah yang paling penting. Saya suka menang, rekan setim saya suka menang, dan klub suka menang, dan hasrat itulah yang membuat kami menjadi juara,”

“Namun, tentu saja kami terbantu karena memiliki pemain terkuat di dunia di setiap posisi. Kami bangga akan diri kami, berhasil menjadi juara sembilan kali beruntun itu luar biasa, dan kami sudah memikirkan soal gelar ke-10,” tukasnya.

Dyabala sendiri kabarnya akan segera mendapatkan kontrak baru dari pihak Juventus. Kontraknya saat ini memang berlaku sampai tahun 2022 mendatang.

Sedangkan Juventus, akan menghadapi Lyon pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa pekan depan. Pasukan Maurizio Sarri wajib menang jika ingin melaju ke babak perempat final.

Leave a Comment