Jose Mourinho Merasa Terhormat Pernah Tangani MU

Setelah sempat bungkam, akhirnya pelatih asal Portugal Jose Mourinho, bersedia berbicara mengenai pemecatan yang baru saja dilakukan Manchester United. Meskipun berakhir menyedihkan, tapi mantan pelatih Real Madrid tersebut tetap merasa tersanjung dan terhormat karena pernah menangani klub sebesar Manchester United. Tak lupa, Mourinho juga berterima kasih kepada orang-orang yang selama ini bekerja sama dengan baik bersamanya di Old Trafford.
Hanya selang dua hari saja setelah kekalahan telak di Derby North West melawan Liverpool akhir pekan kemarin, Manchester united mengumumkan keputusan yang mengejutkan, tentang kesepakatan mereka berpisah dengan manajer Portugal, Jose Mourinho. Ya, setelah dua setengah musim lamanya menangani Raksasa Liga Primer Inggris, mantan pelatih Chelsea didepak dari Kursi manajer menyusul serangkaian hasil mengecewakan di awal musim ini, termasuk saat bertandang ke Anfield akhir pekan kemarin.
Tentu saja pemecatan ini sangat mengecewakan bagi Jose Mourinho yang sebelumnya juga sempat mengalami hal serupa saat menangani Real Madrid dan kemudian Chelsea. Pelatih berusia 55 tahun tersebut sempat bungkam terkait dengan pemecatan itu, sampai akhirnya baru-baru ini angkat bicara dan mengaku bangga karena pernah mendapat kesempatan menangani Setan Merah.
“Saya sangat bangga mengenakan lambang Manchester United sejak hari pertama tiba di sini dan saya percaya semua fans mengakui itu. Sama halnya seperti dengan klub saya sebelumnya, saya telah bekerja dengan beberapa orang luar biasa dan saya percaya beberapa di antaranya akan menjadi teman seumur hidup saya.” tutur Mourinho.
Lebih lanjut the Special One angkat bicara mengenai keputusannya untuk bungkam setelah pemecatan tersebut, dan dia yakin pers dan media memahami alasan dibalik hal tersebut.
“Saya tahu Anda semua [media] sadar akan prinsip profesional saya. Setiap kali sebuah babak ditutup, saya menunjukkan rasa hormat yang paling besar dan saya tak membuat komentar apapun tentang mantan kolega. Semoga media juga akan menunjukkan respek terhadap posisi saya dan membiarkan saya menjalani kehidupan normal hingga momen saya memutuskan kembali ke sepakbola. Selamat Natal.” Tandasnya.

Leave a Comment