Jawaban Imam Nahrawi Soal Kasus Suap Kemenpora ke KONI

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) nampak sangat gelisah ketika orang nomor satu mereka, Imam Nahrawi masuk dalam perkara sidang kasus suap antara mereka dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sidang yang digelar pada hari Kamis, 21 Maret 2019 kemarin telah hadir seorang terdakwa di Pengadilan Tipikor dengan lantang menyebut nama Nahrawi ikut terlibat.

Mencoba mencoba menepis semua kabar tersebut, Nahrawi mengaku tidak mengenal dengan inisial M yang disebutkan oleh terdakwa di dalam persidangan kemarin. Menteri asal Bangkalan tersebut merasa bahwa dirinya sudah benar menjalankan tugasnya tanpa pernah bermain kotor.

“Tidak tahu, saya tidak tahu dengan inisial itu. Termasuk siapa yang menafsirkan inisial itu juga. Tentu saya menghargai proses hukum. Kita lihat nanti antara fakta dan opini. Saya juga ikuti proses hukum yang ada,” cetus Nahrawi.

Pengakuan ini seolah tidak membuat Nahrawi terlibat, dan sangat siap untuk menjalani proses yang ada dengan mengikuti atau pun jika nanti mendapat panggilan untuk dimintai keterangan. Adapun Nahrawi meminta kepada semua lapisan masyarakat, termasuk media, jangan membuat asumsi sebagaimana mengandung resiko yang buruk jika tidak mampu menyerapnya dengan benar.

“Saya pastikan tidak terlibat dan tidak tahu. Saya akan mengikuti proses hukum yang ada. Tapi jangan bangun opini yang tidak sesuai dengan fakta hukum. Tafsirkan sendiri antara opini dan fakta hukum. Karena siapapun bisa menulis apapun. Saat ini saya tidak merasa dan tidak tahu tentang itu,” tutup Nahrawi.

Terlepas dari tuduhan tersebut, Nahrawi berharap kasus ini cepat selesai agar bisa terungkap dengan jelas siapa yang benar dan siapa yang salah. Untuk saat ini, Nahrawi fokus dalam persiapan membangung Persepakbolaan Indonesia yang baru saja mengalami penurunan performa di kualifikasi Piala Asia.

Leave a Comment