Jadi Kiper Kedua Berikan Motivasi Ekstra untuk Buffon

Menjadi penjaga gawang kedua bukanlah sesuatu yang mengecewakan, justru menurut Buffon hal tersebut menjadikan motivasi ekstra agar bisa tampil lebih baik saat mendapat kesempatan bermain.

Seperti diketahui, Gianluigi Buffon musim ini memang kerap dicadangkan, karena pelatih Maurizio Sarri lebih memilih Szczesny untuk jadi kiper utama.

Padahal, dulunya mantan kapten Timnas Italia tersebut adalah kiper andalan Bianconneri yang tak tergantikan. Kendati begitu, Buffon tak lantas merasa kecewa dengan fakta tersebut.

Justru sebaliknya, sang legenda hidup merasa lebih termotivasi ketika mendapatkan kesempatan bermain.

“Saya bermain lebih sedikit musim ini, jadi secara alami ketika saya masuk ke lapangan, saya lebih bersemangat dari sebelumnya,”

“Rahasa sebenarnya untuk mencapai performa puncak adalah dengan memangkas jumlah pertandingan yang Anda mainkan, banyak dari laga tersebut tak terlalu mengikat jiwa Anda, jadi laga yang saya mainkan adalah yang berpengalaman intensitas luar biasa,”

“Tentu, saya juga telah beristirahat dengan baik secara fisik, karena itu saya juga berada dalam kondisi bagus,” ujar Buffon kepada DAZN.

Itu berarti, sang kapten akan berusaha tampil semaksimal mungkin saat timnya berhadapan dengan Napoli di Final Coppa Italia besok.

Selanjutnya, mantan pemain AC parma tersebut berbicara mengenai gelaran Serie A Italia yang akan dilanjutkan kembali mulai akhir pekan besok.

Menurutnya, kembali bergulirnya sepakbola adalah hal yang penting bagi masyarakat di tengah periode sulit seperti ini.

“Saya rasa kembalinya sepak bola juga penting bagi masyarakat, karena kita semua membutuhkan sesuatu setelah masa-masa sulit yang bisa menciptakan respons emosional dan membuat masyarakat sibuk,” tutur Buffon.

Buffon sendiri sebelumnya mengabdi untuk Juventus pada periode 2001 sampai 2018. Dia kemudian memutuskan hengkang ke Paris Saint-Germain di musim 2018/19 kemarin.

Barulah pada bursa transfer musim panas tahun lalu, dia memutuskan kembali ke Juve untuk memulai periode keduanya bersama Bianconneri.

Sebelum melanjutkan kiprahnya di ajang Serie A Italia, Juventus sendiri masih harus memainkan partai final Coppa Italia melawan Napoli lebih dulu.

Sedangkan di klasemen sementara, pasukan Maurizio Sarri berada di peringkat puncak dengan keunggulan satu poin atas Lazio.

Leave a Comment