Inter Milan Dengan Antonio Conte Temui Titik Terang

Tanda-tanda masa depan Antonio Conte perlahan mulai menemui titik terang. Kabar terbaru menyebutkan jika mantan pelatih Chelsea tersebut sudah sepakat bekerja sama dengan raksasa Serie A Italia, Inter Milan.

Tercatat terakhir kali Conte meraih kesuksesan sebagai pelatih adalah bersama Chelsea di Premier League Inggris. Meski sukses mempersembahkan satu trofi Premier League dan Piala FA dalam dua musim, Conte tetap harus menerima pemecatan.

Kini dalam satu tahun masa istirahat dari dunia sepak bola, Conte pun diyakini sudah siap turun gunung untuk kembali berjuang bersama klub binaannya. Disebutkan arus tujuan Conte sudah terlihat, berdasarkan berita media Italia macam Sky Sport, La Gazzetta dello Sport, La Repubblica, hingga Sportitalia secara bersamaan merilis berita Conte merapat ke Inter.

Menjadi berita panas dalam beberapa jam terakhir bahwa pihak Conte sudah memberikan syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi dan baiknya semua itu disetujui oleh pihak Inter. Salah satu yang paling terdengar adalah masalah tiga musim kontrak Conte dengan nilai gaji sebesar 10 juta euro per musim.

Beruntungnya bagi Inter adalah tangan Conte terbuka dan akan tetap melatih andai klub tersebut tidak berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Adapun peluang Inter sebenarnya masih terbuka, terlihat di pertandingan pamungkas Serie A musim ini, mereka akan berhadapan dengan Empoli di Giuseppe Meazza.

Jika ingin benar-benar mendapatkan tanda tangan Conte, pihak Inter sudah seharusnya bergerak cepat sebagaimana sosok pelatih berdarah Italia ini juga diminati oleh banyak klub termasuk mantan klubnya, Juventus yang baru saja kehilangan Massimiliano Allegri.

Usut punya usut, isu Juventus itu nampaknya tidak benar dan klub menyebutkan Conte lebih memilih Inter sebagaiman ada peran dari Giuseppe Marotta yang merupakan mantan rekan kerja Conte ketika keduanya masih bekerja untuk Juventus.

Kehadiran Conte jelas akan menggeser jabatan Luciano Spalletti. Laga kontra Empoli tampaknya akan menjadi laga perpisahan Spalletti dengan Inter setelah menjalani dua musim tanpa gelar dan mungkin lolos ke Liga Champions nanti adalah prestasi terbesarnya bersama Inter.

Leave a Comment