Harry Maguire Dianggap Belum Layak Jadi Kapten MU

Mantan Bek andalan Manchester United, Rio Ferdinand meragukan kualitas dan kelayakan seorang Harry Maguire menjadi kapten Manchester United saat ini.

Saat ini, Manchester United memang tengah krisis konsistensi. Fakta tersebut juga tampak jelas dari bagaimana hasil yang didapat pasukan Ole GUnnar Solskjaer dalam beberapa laga terakhir.

Pasca meraih kemenangan besar atas Paris Saint-Germain dan RB Leipzig di ajang Liga Champions Eropa, Setan Merah justru takluk di kandang sendiri saat berhadapan dengan Arsenal akhir pekan kemarin.

Ada beberapa aspek lemah dalam skuat arahan Solskjaer saat ini, namun yang pasti adalah masalah konsistensi. Sang juru taktik tampak kesulitan menuntun timnya memetik kemenangan beruntun.

Di satu sisi, Harry Maguire yang dipercaya sebagai kapten tim utama sejak awal musim ini seperti tidak memberikan dampak besar dalam performa tim.

Padahal, dalam tim sepakbola seorang Kapten punya peran yang sama pentingnya dengan pelatih.

Melihat komentarnya selepas pertandingan melawan Arsenal kemarin, Rio Ferdinand tampak meragukan kelayakan Maguire menjadi kapten Manchester United.

Alih-alih memberikan motivasi, sang kapten justru mengakui kekalahan dan kekurangan timnya dalam laga tersebut.

“Saya mengamati Harry Maguire dan sejumlah komentarnya setelah pertandingan, yang berkata bahwa mungkin mereka terlalu mudah berpuas diri. Seharusnya tidak begitu, dialah kapten tim,”

“Saya harap dia bisa lebih baik lagi dan berkata pada rekan-rekannya: ‘dengar, kita belum selesai, kita masih harus melakukan banyak hal, ayo tunjukkan semangatmu’.” kata Ferdinand dikutip dari Goal internasional.

Lebih lanjut, Ferdinand mengenang kembali masa-masanya saat masih bermain dulu. Seingatnya, seorang kapten bakal membakar semangat rekan-rekannya di ruang ganti, entah itu sebelum laga dimulai atau saat jeda pertandingan.

“Saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sebagai kapten MU, selalu ada pemimpin di ruang ganti itu yang akan berkeliling dan membakar semangat,”

“Entah dalam diskusi satu lawan satu atau di depan tim. Menarik rekan ke samping, bicara untuk membantunya bangkit, untuk memastikan mereka masih fokus.” sambung Ferdinand.

Akibat kekalahan dari Arsenal, MU kini berada di posisi ke-15 pada klasemen sementara, hanya mengoleksi 7 poin dari 6 laga.

Leave a Comment