Ferguson Pernah Wanti-Wanti Soal Mino Raiola dan Pogba

Belum lama, Agen Super asal Belanda, Mino Raiola sempat membuat pernyataan yang membuat para fans Manchester United merasa sakit hati. Bagaimana tidak? Raiola mengatakan bahwa Pogba selaku kliennya berencana meninggalkan Old Trafford.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa Mino Raiola adalah sosok Agen Transfer yang telah berjasa membawa Pogba kembali ke Mancheter United pada musim panas tahun 2016 silam.

Saat itu, Setan Merah sepakat merogoh kocek 105 juta Euro untuk memulangkan mantan pemainnya itu dari Juventus.

Nahasnya, Banderol tinggi tak lantas membuat gelandang Prancis bisa tampil sesuai harapan. Sampai saat ini, yang bersangkutan dianggap masih belum menunjukkan performa terbaiknya.

Yang lebih ironis lagi, pada musim panas tahun 2019 kemarin, Pogba secara terang-terangan menyatakan ingin meninggalkan the Red Devils.

Spekulasi kepindahannya memang sempat marak dibincangkan namun sempat mereda sejak musim 2019/20 bergulir. Usai semusim berlalu, pembicaraan yang sama kembali menguap.

Kali ini dikarenakan perkataan sang Agen, Mino Raiola yang mengklaim bahwa Paul Pogba sudah tak lagi bahagia di Old Trafford dan berencana hengkang sebelum kontraknya berakhir.

Mungkin apa yang dikatakan Raiola membuat para fans MU merasa sakit hati, namun sebenarnya Sir Alex Ferguson sudah sempat mewanti-wanti hal ini di tahun 2012 silam, saat Pogba meninggalkan Old Trafford.

“Pogba telah bergabung dengan Juventus sejak lama. Ini sedikit mengecewakan karena dia tidak menunjukkan rasa hormat sama sekali,”

“Sejujurnya, jika mereka pindah dengan cara seperti itu, saya merasa cukup senang bahwa dia telah pergi, dari saya,” kata Ferguson di tahun 2012.

Tak sampai disitu, pada tahun 2015, dalam buku Autobiografinya, Ferguson sempat mengutarakan pendapatnya soal sosok Mino Raiola. Dia merasa bahwa sang agen adalah sosok yang membuat Pogba bergabung dengan Juventus secara cuma-cuma.

“Kami mengikat Pogba dengan kontrak tiga tahun, dan ada opsi pembaharuan satu tahun yang ingin kami aktifkan. Tapi Raiola tiba-tiba muncul dan pertemuan pertama kami menjadi sebuah kegagalan,”

“Saya dan dia bagaikan minyak dan air. Sejak saat itu, harapan kami sirna karena Raiola mampu mengintegrasikan dirinya dengan Paul serta keluarganya, lalu sang pemain bergabung dengan Juventus,” tulis Ferguson.

Leave a Comment