Ekspektasi Berlebih Buat Pogba Menderita di Manchester United

Salah seorang pemain andalan Bayern Munchen, Kingsley Coman menuturkan pendapatnya mengenai Paul Pogba di Manchester United yang tampak tidak bisa tampil maksimal. Menurut dia, hal tersebut disebabkan oleh ekspektasi berlebih terhadap sang pemain.

Publik, terutama para fans Manchester United memang tampak begitu antusias mendengar kabar transfer Paul Pogba ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas tahun 2016 silam. Saat itu, Pemain Prancis dibeli dari Juventus seharga 106 Juta Euro.

Akan tetapi dalam empat tahun terakhir sang pemain tampil kurang konsisten, sehingga dia kerap kali menjadi sasaran kritik ketika Manchester United mendapati hasil yang mengecewakan.

Tentu ini sangat disayangkan, apalagi menurut Kingsley Coman, Seniornya di Tim Nasional Prancis itu adalah pemain yang luar biasa.

“Saya mengenal Paul dengan sangat baik,” buka Coman kepada The Daily Mail.

Menurut mantan rekan Pogba di Juventus tersebut, tekanan psikis dan tuntutan yang ada akan sangat mempengaruhi performa seorang pemain di atas lapangan.

Dalam pandangannya, Pogba mendapati ekspektasi yang berlebih sehingga tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Manchester United.

“Sepakbola itu banyak dipengaruhi pikiran dan juga perasaan. Ketika kami bermain bersama di Timnas, saya tahu ia selalu merasa sangat baik.”

“Saya sendiri tidak berada di Manchester, jadi saya tidak tahu situasinya di sana. Namun di tim nasional, ia selalu bermain dengan pikiran bebas sehingga ia bisa mengeluarkan segenap kualitasnya.” Tandasnya.

Publik mungkin menuntut banyak pada Pogba karena klub telah membayar mahal untuk membeli sang pemain. Namun, bukan berarti juga Pogba wajib terus mencetak gol dan mengemas assist.

Menurut Coman, Pogba ada di Manchester United untuk menjaga keseimbangan tim mengingat posisinya sebagai gelandang.

“Manchester United membelinya dengan harga yang mahal, namun itu bukan berarti ia harus mencetak semua gol atau membuat semua assist untuk timnya. Ia ada di tim itu untuk menghadirkan keseimbangan.” ujarnya.

Dalam dua pertandingan terakhir masing-masing melawan Newcastle United dan Paris Saint-Germain, Pogba sendiri tidak mendapat kesempatan bermain sebagai starter.

Leave a Comment