Ducati Ungkap Alasan Beri Kontrak Setahun pada Jack Miller

Jack Miller memang dipastikan bakal jadi rider Ducati musim depan, hanya saja pabrikan asal Italia memberikan kontrak berdurasi satu musim kepada pebalap asal Australia tersebut. Durasi kontrak yang singkat, dan cenderung tidak aman.

Beberapa pekan lalu, Ducati memang mengumumkan kesepakatan yang mereka capai dengan Rider Pramac Racing, Jack Miller. Dalam pengumuman tersebut, Ducati mengaku sudah menggaet Jack Miller untuk jadi salah satu rider mereka musim depan.

Hanya saja yang menjadi tanda tanya adalah keputusan Ducati hanya memberikan kontrak berdurasi satu tahun kepada pebalap berusia 25 tahun tersebut.

Jack Miller sendiri memang mengaku tak keberatan dengan durasi kontrak tersebut, akan tetapi bagaimanapun itu adalah kontrak yang sangat singkat. Pebalap asal Australia ini coba memandang kontrak singkat sebagai motivasi untuk pembuktian kualitasnya.

Sekarang giliran Manajer Ducati Corse, Paolo Ciabatti yang angkat bicara mengenai kontrak singkat ini. Sependapat dengan Jack Miller, kontrak satu tahun harusnya jadi motivasi tersendiri bagi sang rider untuk membuktikan diri.

“Tak buruk bagi tim untuk bisa fleksibel dalam ambil keputusan. Dalam kasus ini, kami harus memilih Jack tanpa harus melihatnya balapan pada 2020. Jack adalah rider yang menjanjikan, tapi masih harus mengonfirmasi perkembangannya.

Jadi langsung mengontraknya selama dua musim bakal tak tepat,” ujar Ciabatti.

Tentu saja Jack Miller awalnya meminta kontrak berdurasi dua tahun pada pabrikan asal Italia tersebut, hanya saja setelah mendengar alasan demi alasan dari Ducati, dia bersedia hanya dikontrak satu tahun.

“Kami mendiskusikan ini dengannya. Sudah jelas pebalap ingin kontrak dua tahun, yakni kontrak yang bisa ‘melindunginya’ lebih baik,”

“Tapi Jack paham situasi kami dan justru melihatnya sebagai motivasi untuk membuktikan diri bahwa ia layak dipertahankan di tim pabrikan pada 2022. Ini juga cara tim kami ambil keputusan sebelum musim 2020 dimulai,” tandasnya.

Jack Miller memang baru berusia 25 tahun, namun cukup berpengalaman dengan kompetisi balap MotoGP. Dia bahkan sudah bermain di kelas tertinggi sejak tahun 2010 silam.

Akankah pebalap asal Australia ini bisa tampil cemerlang bersama Ducati musim depan?

Leave a Comment