Ducati Rekrut Jack Miller, Danilo Petrucci Kecewa Berat

Pabrikan asal Italia, Ducati resmi merekrut rider asal Australia, Jack Miller untuk jadi line up mereka musim 2021 mendatang. Keputusan ini rupanya membuat rider lain, Danilo Petrucci merasa kecewa.

Pada awal pekan ini, Tim Ducati mengumumkan kesepakatan kerja sama yang mereka capai dengan Jack Miller. Pebalap berusia 25 tahun tersebut resmi jadi rekrutan mereka untuk kampanye musim 2021 mendatang.

Pertimbangan Ducati merekrut Jack Miller adalah karena tenggat waktu yang dimiliki untuk mengumumkan line up mereka musim depan.

Meski begituj, sejauh ini memang diketahui, apakah rider asal Australia bakal jadi tandem Andrea Dovizioso musim depan atau tidak. Yang jelas, perekrutan Jack Miller membuat Petrucci merasa kecewa.

Bukan merasa terancam, tapi karena Ducati merekrut Rider lain saat kampanye musim ini bahkan belum digulirkan.

“Saya kecewa karena keputusan diambil sebelum balapan. Saya ingin tim ambil keputusan berdasar performa terkini pebalap. Kini kami tak punya ‘senjata’ bertahan, yakni hasil. Jadi kami tak bisa apa-apa selain menunggu tanpa bisa membuktikan diri,” ujarnya seperti yang dikutip Motorsport(dot)com.

MotoGP musim ini memang sedang ditangguhkan karena pandemi Corona, dimana rencananya balapan baru mulai digelar lagi pada Juli 2020 mendatang.

Meski terbilang singkat, tapi Petrucci bertekad untuk membuktikan diri agar dirinya jadi andalan utama Ducati musim depan.

“Awalnya, saya agak kecewa, tapi saya masih punya waktu membela Ducati tahun ini dan saya akan berusaha meraih hasil baik demi membuktikan saya memang layak dapat tempat. Ducati harus memilih antara saya atau Andrea, meski saya belum dapat proposal apa pun,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Jack Miller dan Petrucci sebenarnya adalah rekan dekat, keduannya bersahabat di luar lintasan. Diapun menyayangkan bahwa kini harus bersaing dengan rekan dekatnya tersebut demi menjadi rider andalan musim depan.

“Saya dan Jack menghabiskan banyak waktu bersama di luar trek, bahkan latihan motocross bersama. Tapi di dalam trek, semua rider saling lawan, dan sayangnya setiap orang memang harus memikirkan apa yang terbaik untuk diri masing-masing,” pungkas ‘Petrux’.

Sementara itu, Andrea Ianonne masih dijatuhi sanksi larangan tampil karena kasus doping yang menimpanya pada akhir 2019 lalu.

Leave a Comment