Daging Ayam Dalam Sepatu Antar Patrice Evra Gabung MU

Daging Ayam yang sengaja dimasukkan ke dalam sepatu bisa dibilang menjadi kenangan manis bagi Patrice Evra karena bisa mengantarkannya sebagai pemain resmi Manchester United. Semua hal yang terus berulang dilakukan itu membuat Evra bermain apik bersama AS Monaco meski harus berjuang melawan cedera.

Kini semua sudah tertutup dengan hanya tinggal kenangan manis saja, di dua hari kemarin dirinya secara resmi memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola yang membesarkan namanya. Dalam sesi wawancaranya, Evra mengaku ingin melanjutkan proses pendidikan untuk menjadi seorang pelatih.

Karir terbaik Evra di dunia sepak bola bisa dibilang terjadi pada era musim 2003-2004, dimana dia sukses melaju hingga ke babak final Liga Champions bersama AS Monaco. Meski pada akhirnya harus menjadi runner up, namun pria berusia 38 tahun tersebut mengaku sangat senang bisa mencetak sejarah.

Melanjutkan kenangan masa lalu bersama Monaco, Evra terbukti masih percaya dengan metode tradisional untuk menghilangkan rasa sakit di kakinya akibat cedera. Menariknya disini, Evra secara tegas menyatakan bahwa metode yang diterapkannya itu berjalan baik.

Evra tanpa ragu membagikan saran bagus kepada publik dan tentunya bagi para pemain muda yang mungkin berjalan bagus juga untuk mereka. Semua ini terjadi ketika dirinya diinjak oleh lawan, dan tidak tahu harus dimulai dari mana untuk meringankan rasa sakit yang datang.

“Ketika saya berada di rumah sakit, saya berbincang dengan pelatih Monaco, Didier Deschamps, ‘ini telalu sakit, saya tak bisa main, saya bahkan tak bisa berjalan!’. Tapi tim butuh saya, jadi dokter mencoba segalanya untuk menghilangkan rasa sakit itu,” cetus Evra.

“Semua tidak berjalan lancar, dan seketika staff mendatangi saya dan berkata, ‘mengapa tak coba cara tradisional?’. Semuanya menjawab, ‘Maksud anda?’. Lalu dia berkata, ‘taruh saja sebuah daging ayam di sepatunya’. Itu terdengar gila tapi, anda tahu, saya orangnya terbuka,”

“Saya mengunjungi tempat pemotongan lokal. Tukang daging lalu bertanya, ‘anda mau apa?’. Saya jawab, ‘sepotong ayam, tapi yang kecil saja’. Dia bertanya lagi, ‘yang kecil? buat apa?’, lalu saya jawab, ‘saya akan taruh di sepatu saya’. Dia tertawa,”

Meski tidak terlalu percaya, Evra pada akhirnya mencoba. Namun pada kenyataannya dia harus berterima kasih kepada potongan daging tersebut karena bisa memberikan jalan yang lebih baik dengan mendapatkan tawaran bermain dari direkrut Manchester United.

“Ayam itu ikut pulang bersama saya, dan saya membeli sepatu baru dengan ukuran 42.5 dan lainnya 44. Saya mencoba mengoper bola. Rasanya baik-baik saja. Sakit, tapi baik-baik saja. Pada akhirnya saya bermain dengan daging ayam di dalam sepatu selama empat bulan,”.

“Saya tidak menggunakannya saat latihan – ibu saya akan benci jika saya menyia-nyiakan makanan – tapi tiap jelang pertandingan, saya mengunjungi tukang potong daging. ‘Pagi, Patrice. Seperti biasanya’?”.

“Potongan ayam itu menjadi harta terbaik saya karena membuka jalan untuk bisa mendapatkan tawaran besar, di bulan Januari 2006, saya bergabung dengan Manchester United,” tutupnya.

Leave a Comment