Conte Menaruh Harapan Pada Janji Manis Petinggi Inter

Antonio Conte diam-diam mengungkapkan satu pandangan besarnya terhadap karirnya saat ini, dimana dia menolak untuk menaruh harapan besar terhadap janji manis yang disampaikan oleh direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta yang berani menjanjikan akan adanya pemain baru di bursa transfer musim dingin bulan Januari 2020 mendatang.

Dalam hal ini, Conte tidak ingin hanya sebuah janji, dan hanya ingin pembuktian saja. Jelang pertandingan lanjutan Serie A Italia kontra Brescia, Marotta angkat bicara soal keluhan Conte perihal kedalaman skuat saat ini dan mengakui akan keadaan timnya sekarang serta akan berjuang di bursa musim dingin 2020.

“Akan kami pantau pergerakan dan penawaran yang diberikan bursa transfer Januari 2020, kesepakatan yang bagus sangatlah jarang terjadi, namun kami akan melihat apa yang kami bisa,” cetus Marotta yang merupakan mantan direktur olahraga Juventus.

Mengatahui apa yang disampaikan Marotta, Conte pun langsung menjawabnya dengan tegas dan terpercaya bahwa dirinya tidak ingin hanya sebuah janji saja. Dalam hal ini, maka Conte diklaim sudah paham dengan kinerja sosok di balik layar klub dan hanya menunggu jawaban atas keluhannya secara nyata.

“Bukan soal diyakinkan dan meyakinkan. Kami harus belajar dari setiap situasi dan menyadari apa yang bisa terjadi. Saya sudah berada di dalam Planet Inter selama empat bulan, saya mulai memahami apa yang saya tidak sadari pada bulan Juni,” buka Conte.

“Anda tahu tak apa yang akan anda temukan di dalam skuat, dalam pemain, jadi anda harus bekerja sesuai teori sampai anda melihatnya sendiri,” lanjutnya.

Benar adanya jika Conte mengeluhkan skuat kedalaman Inter musim ini. Disini kendala sang pelatih terlihat jelas dengan kembali menurunkan skuat yang sama dikala pertandingan hanya berjarak empat hari saja. Situasi ini membuat Conte hanya harus menerima keadaan, meski dirinya sadar waktu akan menjawabnya.

“Harus berkembang dan menghindari situasi seperti ini di masa depan. Kami sedang memuncaki klasemen dengan 25 poin, namun memaksa mesin sampai maksimal dan tak bisa bertahan lebih lama lagi,” tutup Conte.

Kemenangan tipis 1-2 atas Brescia membuat Inter kembali memuncaki klasemen sementara Serie A Italia dengan unggul satu poin dari Juventus yang berada di posisi kedua. Namun keunggulan ini bisa saja tergeser dengan cepat, pasalnya Cristiano Ronaldo cs masih menyisahkan keunggulan satu pertandingan sisa.

Leave a Comment