Conte Bantah Berperan Depak Icardi dan Nainggolan

Antonio Conte berani memastikan bahwa bukan dirinya lah yang merencanakan pertukaran Mauro Icardi dan Radja Nainggolan. Bahkan sang pelatih baru itu berani menjamin semua hal yang berkaitan dengan menjual atau pun hal lainnya pastinya menyangkut dari manajemen Inter Milan.

Icardi dan Nainggolan merupakan sosok pemain yang bisa diandalkan, namun di akhir musim 2018-2019 kemarin semua menjadi berantakan lantaran karir kedua tim tidak jelas arah dan tujuannya. Bahkan Inter disebut siap menjual dua pemain itu di bursa transfer musim panas 2019 ini.

Nama Icardi sendiri rencananya akan dijadikan sebuah alat tukar dengan penyerang Manchester United, Romelu Lukaku dari Manchester United. Inter bahkan siap banting harga dengan menyertakan nama Nainggolan agar bisa mendatangkan Lukaku ke Giuseppe Meazza.

Nainggolan tidak berhenti sampai di Setan Merah saja, bahkan gosip lain menyebutkan jika pemain asal Belgia tersebut juga bisa menjadi alat tukar Barcelona untuk dibarter dengan Arturo Vidal. Inter perlahan semakin menegaskan bahwa mereka siap menjual dua pemain bintang kelas dunia tersebut.

Melalui direktur olahraga Inter Milan, Beppe Marotta menyatakan: “Mereka [Icardi dan Nainggolan] tidak masuk dalam rencana kami. Semua sudah menyampaikan hal ini kepada mereka, dan kami tetap menghormati mereka sebagaimana adanya.”

Conte sendiri baru saja menjalani jumpa pers di akhir pekan kemarin. Pada kesempatan itu ia ditanya apa alasannya melepas Icardi dan Nainggolan. Jawab sang pelatih disini adalah dirinya tidak masuk dalam rencana itu, akan tetapi dirinya percaya apa yang akan dilakukan oleh klub pastinya memberikan hal positif.

“Berkaitan dengan Icardi dan Nainggolan, klub punya cukup waktu untuk mengevaluasi situasi dan membuat keputusan. Yang saya lakukan hanyalah mendukung visi klub. Pelatih dan klub harus bekerja sebagai satu kesatuan dan kami sepenuhnya bersatu dalam hal ini,” cetus Conte ketika ditanya wartawan.

Mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu secara mengejutkan menerima pinangan Inter Milan di bursa transfer musim panas 2019 ini. Dan sudah pastinya dirinya diserang pertanyaan mengapa memilih Inter Milan sebagai klub barunya usai menjalani cuti panjang sebagai pelatih klub profesional Eropa.

Merujuk pada pertanyaan tersebut, banyak yang bertanya-tanya sebagaimana Inter mengalami penurunan performa di musim kemarin. Target meningkatkan level bermain Inter jelas tidak mudah, akan tetapi Conte secara tegas menerima semua tantangan tersebut dan siap untuk bekerja lebih keras lagi karena dirinya suka dengan tantangan.

“Benar dan jelas ini akan sangat sulit, akan tetapi juga jalan yang menarik. Sebagian besar dari kita menjalani hidup kita untuk jenis tantangan seperti ini, yang sangat sulit untuk dicapai. Ini adalah tantangan yang sulit bagi saya, tetapi juga yang terbaik,”

“Saya suka dengan tantangan ketika Anda memiliki peluang satu persen untuk menang dan bekerja keras untuk satu persen itu. Semua tidak ada yang mustahil ketika semua bergerak bersama, saya selalu optimis dengan tanggung jawab yang ada dipuncak saya.” tutup Conte.

Leave a Comment