Christian Eriksen Masih Belum Puas Penampilannya di Inter Milan

Christian Eriksen sepertinya sudah mulai menyatu dengan performa klub barunya, Inter Milan. Akan tetapi, penggawa tim Nasional Denmark tersebut merasa masih bisa mengembangkan performanya jadi lebih baik lagi.

Mantan pemain Ajax Amsterdam ini memang pindah ke Inter Milan pada bulan Januari lalu lewat status bebas transfer alias gratis setelah kontraknya di Tottenham berakhir. Sayangnya, Eriksen menemukan sedikit kendala dalam proses adaptasi.

Sang gelandang tampak kesulitan menyatu dengan permainan pasukan Antonio Conte, dia juga masih sulit beradaptasi dengan sepakbola Italia. Alhasil, tidak sedikit yang menyebutnya sebagai perekrutan yang gagal.

Namun Eriksen tak patah arang, dia terus berusaha untuk mendapat kepercayaan dari manajer Antonio Conte. Benar saja, perlahan tapi pasti sang pemain berhasil tampil bagus, dia bahkan mencetak gol dalam pertandingan melawan Napoli di ajang Coppa Italia beberapa waktu lalu.

Kemudian dalam laga melawan Sampdoria akhir pekan kemarin, Christian Eriksen tampil cemerlang dengan menyumbang satu assist untuk gol Lukaku. Hal ini menunjukkan bahwa eks Tottenham itu memang sudah menunjukkan peningkatan performa.

Tapi, Eriksen yang kini berusia 28 tahun mengaku masih belum maksimal dan yakin bisa lebih baik dari ini.

Saya pikir kalian belum melihat Eriksen yang asli,”

“Saya dapat meningkatkan diri lebih baik lagi dan berharap untuk mencetak lebih banyak gol, saya melakukannya saat melawan Napoli tetapi itu tidak membantu tim, jadi itu tidak penting bagi saya dan itu hanya sebuah keberuntungan.” kata Eriksen kepada Sky.

Sebenarnya, pemain Timnas Denmark ini sempat mencatat beberapa peluang untuk mencetak gol dalam laga melawan Sampdoria kemarin. Eriksen mengakuinya, dia merasa hanya terlalu terburu-buru.

“Saya memiliki beberapa peluang pada malam ini dan mungkin saya terlalu terburu-buru saat melakukan serangan, ke depannya saya akan berusaha lebih baik lagi,” lanjutnya.

Lebih lanju, Christian Eriksen mengaku ikut sedih melihat fakta bahwa para penonton tidak bisa memenuhi tribun stadion lagi.

“Saya kecewa karena belum merasakan atmosfer para penggemar di stadion, tetapi semuanya berjalan dengan baik, dengan setiap orang,” tandasnya.