Bernardo Silva Sakit Hati Lihat Jarak Poin dengan Liverpool

Jarak 22 poin yang memisah dengan Liverpool tampaknya begitu jauh dirasa oleh Manchester City. Bahkan, pelatih Pep Guardiola sudah menyerah untuk mengejar gap tersebut. Gelandang Bernardo Silva juga sakit hati melihat pasukan Jurgen klopp kokoh berdiri di puncak.

Sebagaimana diketahui, Manchester City sempat begitu perkasa di ajang Premier League dalam dua musim terakhir, dengan menjadi juara beruntun. Bahkan, pada kampanye musim 2018/19 kemarin, mereka tetap keluar sebagai juara, padahal Liverpool hanya telan satu kekalahan sepanjang musim.

Hanya saja, apa yang terjadi musim ini seperti kebalikan dari cerita musim kemarin. Liverpool kokoh memimpin klasemen sementara dengan catatan tak terkalahkan dari 25 pertandingan yang telah berlangsung sejauh ini. Sebanyak 24 kemenangan diraih pasukan Jurgen Klopp.

Alhasil, Tim Marseyside kini memimpin dengan keunggulan 22 poin dari rival terdekatnya, Manchester city yang berada di posisi ke-2. Bicara mengenai matematika, tentu saja masih ada peluang bagi Manchester City untuk mengejar ketertinggalan tersebut di sisa musim ini.

Hanya saja, Liverpool tampak masih konsisten. Pelatih Jurgen Klopp juga sudah paham betul dengan ketatnya jadwal di Inggris, dan sebisa mungkin menghindari para pemainnya dari cedera dan kelelahan.

Bersikap realistis, gelandang Bernardo Silva pun mengaku menyerah. Dia bahkan merasa sakit hati setiap kali melihat klasemen sementara, dimana Liverpool unggul 22 poin atas City.

“Saya rasa, Premier League begitu mengecewakan mengingat fakta bahwa saat ini kami tertinggal sangat jauh dari Liverpool. Tapi apa yang perlu kami lakukan sekarang adalah mempertahankan posisi ke-2.

Ini menyakitkan karena saat anda memulai musim, anda selalu ingin meraih Premier League, itu adalah kompetisi utama dan yang paling penting bagi fans. Jadi ini sangat mengecewakan. Sebelumnya, sama sekali tidak ada yang memprediksi kami bisa tertinggal sejauh ini pada bulan Februari ujar Bernardo Silva kepada Sky Sports.

Konsistensi menjadi salah satu musuh utama tim besutan Pep Guardiola musim ini. Mereka sudah merasakan enam kekalahan di ajang Premier League. Yang mengecewakan adalah, sebagian besar dari kekalahan tersebut terjadi saat berhadapan dengan tim yang harusnya bisa mereka kalahkan.

Leave a Comment