Bagaimana Perhitungan Odds dalam Taruhan Sepakbola?

Hal ini penting bagi para petaruh untuk lebih memahami odds dalam taruhan dalam sepakbola. Alasannya adalah bahwa odds dan events selalu berubah. Oleh karena itu, para petaruh perlu menghitung odds serta profit yang akan mereka terima. Odds dalam taruhan sepakbola selalu berkaitan dengan events, odds, nilai taruhan dan jumlah profit yang diinginkan petaruh. Sebagian besar petaruh mungkin menganggap perhitungan odds sangat membingungkan, tetapi dengan menggunakan beberapa tips dari para ahlinya, petaruh justru bisa mendapatkan profit sesuai dengan yang diinginkan.

Menghitung Odds dalam Taruhan Bola

Odds dalam taruhan sepakbola termasuk didalamya perhitungan menggunakan pendekatan odds fraksional atau odds desimal, sehingga kita perlu memahami kedua cara tersebut untuk memenangkan taruhan. Odds fraksional contohnya seperti ini : 9/1, dimana angka-angka dipisahkan dengan garis miring. Ini akan membantu dalam memahami events dan petaruh lebih mudah dalam menghitung nilai taruhannya. Mari kita lihat bagaimana odds fraksional “bekerja” dalam taruhan sepakbola:

Pertama, ganti angka fraksional 9/1 dengan huruf A/B

Persentase probabilitas bisa dihitung : B / (A+B)

Bisa kita gambarkan dengan rumus dibawah ini:

  • 9/ 1 menjadi 1/ (9+1) sama dengan 0.10. Verdict mengatakan ada 10% kemungkinan bahwa suatu event akan terjadi.
  • Mari kita ambil contoh 4/1, ditulis menjadi 1/ (4+1) sama dengan 0.20 dan disini ada kemungkinan suatu event akan terjadi adalah 20%.
  • Bila angka fraksional adalah 1 /4 berarti 4/ (4+1) sama dengan 0.80 yang artinya 80% kemungkinan terjadinya suatu event.

Dari perhitungan diatas, ini menunjukkan bahwa seorang petaruh wajib menghitung odds dalam suatu taruhan. Segera Daftar di BetDeal untuk mendapatkan berbagai tips terbaik!

Bagaimana Mendapatkan Profit yang Diinginkan?

Poin utama dari odds dalam taruhan sepakbola adalah profit yang diterima petaruh. Mari ambil contoh : 9/1 = A/B. Asumsikan bahwa nilai taruhan adalah B, nilai profit yang diterima petaruh adalah A. Berikut :

  • Jika petaruh mengambil 9/1, maka nilai taruhan adalah £1, nilai profit yang akan diterima petaruh adalah £9
  • Jika mengambil 1/1, maka nilai taruhan £1, nilai profit taruhan adalah £1
  • Jika 1/4, maka £4 adalah nilai taruhan dan £1 nilai yang dimenangkan petaruh.

Kemudian, perhitungan menggunakan pendekatan odds desimal bisa dihitung format dibawah ini, dimana odds desimal ditulis menggunakan 2 angka desimal. Contoh:

  • Jika nilai taruhan $100 dan odds desimal of 1.50, petaruh akan menerima $150 ( 100*1.50)
  • Jika nilai taruhan $200 dengan odds desimal 3.50, maka nilai kemenangan adalah $700 (200* 3.50)

Hal lain jika pemain ingin menghitung profit yang akan diterima adalah dengan mengurangi odds desimal dengan angka 1 , contoh:  $100* (1.50-1) = $50

Hasil Akhir

Kesimpulannya, jika petaruh mempelajari dengan baik mengenai perhitungan odds dalam taruhan, maka mereka akan lebih mudah dalam menghitung profit yang diinginkan dan meminimalisir nilai kerugian. (klik disini untuk mendapatkan odds terbaik).

Leave a Comment