Arsene Wenger Berbagi Rasa Menonton Arsenal Di Balik Layar

Arsene Wenger sempat menghilang dari liputan awak media, terbaru ini sebuah kejutan datang dengan sang legenda pelatih Arsenal itu kembali ke dunia aslinya. Dalam sesi wawancara singkatnya, Wenger mengaku selalu menonton Arsenal, tetapi tak lagi tergila-gila dengan mereka.

Dalam hal ini, Wenger ingin mencoba memberikan batasan terhadap hal tersebut akan bisa menjalani hidup dengan damai. Sosok 69 tahun ini merupakan legenda The Gunners dengan catatan 22 tahun kebersamaanya bersama Arsenal, baik pada momen positif meraih trofi maupun pada momen negatif dalam keterpurukan Arsenal.

Melihat sosok Wenger, maka tidak bisa lepas dari nama besar Arsenal. Kini Arsenal telah berubah dan memulai perjalanan barunya dengan Unai Emery. Memang belum memberikan pengaruh besar terhadap kelanjutan Arsenal di domestik maupun Eropa, akan tetapi langkah mereka terlihat baik setelah era Wenger berakhir.

Hilangnya Wenger memberikan peninggalan yang cukup buruk pada kekuatan Arsenal, hal ini dia lakukan karena desakan fans yang menyuarakan “Wenger Out“. Ditengah desakan itu, patut menjadi perhatian khusus bahwa Wenger adalah pelatih sensasional yang tidak bisa diremehkan.

Sampai saat ini, hanya dia pelatih yang mampu membawa tim jadi juara tanpa terkalahkan dalam semusim. The Invincible Arsenal masih tak bisa disamai. Menilai perkembangan Arsenal bersama Emery, Wenger mengaku puas sekaligus gembira. Menurut pendapatnya, sang pelatih sukses merubah Arsenal menjadi fans setia.

“Saya menonton sebagai fans. Saya tidak menghakimi. Saya senang ketika mereka menang dan tidak senang ketika mereka tidak bermain baik. Namun, setelahnya, saya berusaha menjaga jarak dari itu,” ucap Wenger.

Setelah mundur dari dunia sepak bola dan tepatnya pergi dari Arsenal, Wenger sempat berkeinginan untuk kembali melatih tim sepak bola profesional. Wenger sendiri menyadari dan tidak menutup kemungkinan hal itu terjadi baik sebagai pelatih maupun tim lain.

“Sikap saya terlalu buruk, saya telah mengabaikan orang terdekat saya selama 40 tahun di dunia manajemen, jadi saya punya cukup waktu sejak meninggalkan Arsenal. Saya juga berpikir, akankah saya kembali ke situasi panas itu lagi?”

“Menurut saya tidak terlalu sulit, namun ketika anda memutuskan untuk kembali, maka akan sangat sulit untuk mengakhiri. Jadi saya berpikir: ‘mari ambil sedikit waktu’. Oke, dua bulan, tiga bulan. Sekarang saya kesulitan mau kembali!”

“Jelas saya ingin kembali ke dunia sepak bola. Di posisi apa, saya tidak tahu. Entah jadi pelatih atau tidak. Hasrat itu, rasa lapar itu, masih ada,” Wenger mengakhiri.

Leave a Comment