Alex Marquez Akui Tertekan Jadi Tumpuan Utama Tim Repsol Honda

Rider Repsol Honda, Alex Marquez merasakan tekanan berlebih di musim debutnya di ajang MotoGP. Bagaimana tidak? Absensi Marc Marquez membuat Pria berusia 24 tahun itu jadi tumpuan utama Tim Repsol Honda musim ini.

Seperti diketahui, Marc Marquez mengalami cedera patah tulang lengan kanan pada seri pertama MotoGP musim ini di Jerez. Akibat dari cedera tersebut, yang bersangkutan harus absen sampai sekarang.

Jelas, Absensi Marc Marquez membuat Tim Repsol Honda hanya bertumpu pada Alex Marquez, yang kenyataannya baru menjalani musim perdananya di ajang MotoGP.

Ini tentu berat bagi Rider asal Spanyol, apalagi performanya sempat jauh dari ekspektasi. Tapi dalam dua seri terakhir, yang bersangkutan berhasil mendapatkan podium kedua secara beruntun.

“Baik atau buruk, tergantung cara melihatnya. Jika Marc ada, ia bisa meringankan beban saya, karena ia yang selama ini memikul tim, dan ia juga yang mengatur level performa dan hasil tim.”

“Saat hasil baik tak diraih pabrikan sebesar Honda, Anda merasakan beban besar dalam meraih kemajuan,” ujar Alex via Motorsport.com.

Meski demikian, Absensi dari Marc Marquez yang sejauh ini telah berhasil mengoleksi delapan gelar juara dunia telah memberi dampak negatif pada tim Repsol Honda secacra keseluruhan.

“Sebagai satu-satunya rider mereka, Anda juga jadi harus meraih hasil baik. Jadi, memang tergantung bagaimana Anda melihat situasi ini.”

“Tapi absennya Marc memang tidak positif bagi siapa pun, karena ia merupakan rider yang mematok limit performa motor kami dan membuat tim kami maju,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Alex mengatakan bahwa publik mungkin tidak akan memikirkan absensi Marc Marquez ketika dirinya meraih hasil bagus seperti di dua seri terakhir.

Tapi tidak demikian ketika hasil yang dapat tidak sesuai ekspektasi seperti di beberapa seri pertama. Saat itu terjadi, kehadiran Marc Marquez akan dirindukan.

“Jika situasi kami oke, tentu semua berjalan lancar. Tapi jika ada masalah, Anda akan bertanya-tanya. ‘Apa jadinya jika Marc ada di sini? Apa masalah ini tetap ada atau justru hilang? Anda akan selalu ragu.” pungkasnya.

Leave a Comment