AC Milan Resmi Angkut Leo Duarte Dari Flamengo

Disela waktu singkat penutupan bursa transfer musim panas 2019, AC Milan secara resmi mengumumkan keberhasilan mereka merekrut bek muda berusia 23 tahun, Leo Duarte dari Flamengo Brasil. Jika membedah perjalanan transfer Milan, maka klub satu ini terbilang memiliki jaringan bagus dengan klub Brasil.

Milan memang dikenal sebagai klub yang paling sering mendatangkan bakat-bakat dari klub Samba tersebut. Jika merujuk pada catatan yang ada, maka nama Leo Duarte masuk diurutan ke-36 yang pernah mengenakan baju merah-hitam kebanggaan Milan.

Disepanjang karir profesionalnya, Duarte hanya bermain di ajang Serie A Brasil saja. Bersama Flamengo, Duarte mencatatkan total bermain sebanyak 92 penampilan selama empat musim. Puncak karirnya bersama klub Brasil tersebut adalah di sepanjang musim 2018 lalu.

Total Duarte bermain sebanyak 49 kali dalam semua ajang dan mengoleksi dua gol saja. Di sepanjang perjalanan itu, Duarte sukses mempersembahkan dua gelar Campeonato Carioca yang dimenangkan pada tahun 2017 dan 2019. Adapun Milan mendapatkan Duarte dengan banderol 11 juta euro dengan kontrak berdurasi lima tahun.

Membedah jangka panjang Milan, maka mereka terbilang beruntung sebagaimana Duarte dianggap sebagai solusi bagus untuk jantung pertahanan Milan. Seperti yang diketahui bahwa Milan dirundung banyak kendala, dan salah satunya adalah karena Mattia Caldara masih akrab dengan ruang perawatan, dengan hasil mereka mengandalkan Mateo Musacchio dan Alessio Romagnoli.

Duarte tidak sendirian sebagai pemain Flamengo di Milan, diketahui bahwa sebelumnya sudah ada nama Lucas Paqueta yang sukses bermain impresif dan mendapat julukan sebagai pengganti Kaka. Jika merujuk pada sang legenda, maka Kaka adalah sosok yang berhasil di Milan.

Kaka sukses memenangkan lima gelar dari berbagai ajang dan satu trofi Ballon d’Or untuk dirinya. Tak berhenti sampai di Kaka saja, ada juga nama Alexander Pato juga pernah menemukan masa-masa suksesnya di Rossoneri. Datang dari Internacional pada tahun 2007 dengan bandrol mencapai 24 juta euro, dan terhitung cukup besar.

Akan tetapi berbeda dengan Kaka, Pato dianggap gagal karena lebih banyak berperang dengan meja operasi akibat cedera kambuhan. Selain dua nama tersebut, patut kita perbincangkan pula nama Ronaldinho.

Pemain legenda ini sempat juga merasakan kerasnya Serie A Italia. Namun umur menjadi faktor utama kagagalan sang pemain bersinar, dan memutuskan kembali ke Flamengo tahun 2011 dengan catatan karir tiga musim di San Siro saja.

Leave a Comment