AC Milan Menang Lagi, Pioli Sanjung Zlatan Ibrahimovic

Kemenangan berhasil kembali diraih AC Milan kala berhadapan dengan Parma dinihari WIB tadi, namun anehnya, Ibrahimovic meninggalkan lapangan dengan raut wajah yang tidak senang. Tapi kelakuannya itu justru disanjung pelatih Stefano Pioli.

Sejak Serie A Italia kembali digulirkan pada pertengahan bulan Juni kemarin, AC Milan memang tampak lebih solid dan konsisten. Bahkan faktanya Rossoneri belum menelan satupun kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir mereka.

Terbaru, AC Milan berhasil mengalahkan AC Parma dengan skor telak 3-1 dalam pertandingan di San Siro dinihari WIB tadi (16/07).

Bisa dikatakan kemenangan atas Parma ini memperpanjang catatan positif AC Milan di paruh kedua musim ini. Jelas ini kabar gembira, terlebih mengingat fakta bahwa mereka sempat menunjukkan performa yang buruk dan cenderung tak konsisten di awal musim.

Tapi anehnya, penyerang Zlatan Ibrahimovic tampak seperti tidak senang dengan kemenangan yang diraih AC Milan atas Parma tadi. Pemain Swedia meninggalkan lapangan dengan raut wajah yang tidak senang.

Pelatih Stefano Pioli coba untuk menjelaskan bahwa sebenarnya Ibra tidak senang bukan karena kemenangan Milan, tapi karena fakta bahwa dia tidak ikut mencetak gol dalam laga tadi.

“Zlatan Ibrahimovic marah terhadap dirinya sendiri karena tidak mencetak gol, tapi kami mengetahui bahwa itu adalah kekuatannya,”

“Api itulah yang membuatnya terus menuntut hasil terbaik dari dirinya dan pemain lainnya. Dia menjadi seekor singa saat di lapangan dan amarah itu merupakan hal yang positif,” ucap Pioli setelah pertandingan kepada Sky Sport Italia.

Yang menjadi sorotan dalam pertandingan tadi adalah Frank Kessie, gelandang Pantai Gading terus mencetak gol belakangan. Pelatih Stefano Pioli mengaku sempat memiliki masalah dengan mantan pemain Atalanta tersebut, tapi sekarang semuanya sudah baik-baik saja.

“Ada beberapa kendala dalam hubungan Franck dengan saya di awal.”

“Begitu kami saling memahami satu sama lain, semua langsung jadi berbeda. Dia membuktikan bahwa dirinya merupakan pemain yang berada di level tertinggi, sebab dia memberikan kehadiran serta kualitas di masa-masa sulit dalam pertandingan,” pungkasnya.

Sayangnya, kemenangan ini tak lantas membawa Milan bertahan di lima besar, kini mereka justru berada di posisi ke-7 pada klasemen sementara.

Leave a Comment