4 Pelatih Yang Balik Kandang ke Real Madrid, Zidane Masuk Daftar Baru

Zinedine Zidane muncul sebagai sosok yang mengejutkan banyak pihak, pasalnya dia mau menerima kembali pinangan Real Madrid dengan keputusan menggeser posisi Santiago Solari sebagai pelatih baru Los Blancos dalam periode lima musim ke depan.

Solari harus menerima kenyataan di pecat lantaran gagal mempersembahkan gelar juara Copa del Rey, Liga Champions, dan mustahil mengejar Barcelona di La Liga Spanyol. Kontrak Zidane sendiri baru akan berakhir pada bulan Juni 2022 mendatang.

Kembalinya Zidane telah membangkitkan kembali aura positif para Madridista. Momen ini terbilang wajar, pasalnya dalam periode kepelatihan sejak Januari 2016 dan Mei 2018. Zidane membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions beruntun, satu gelar LaLiga, satu Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, dan dua Piala Dunia Antarklub.

Florentino Perez menjadi sosok yang sangat ingin membawa pulang Zidane, dan hasilnya sangat baik. Dengan proses ini, Zidane diharapkan bisa mengembalika kejayaan Madrid di pentas domestik maupun Eropa.

Terlepas dari momen Zidane, ternyata ada nama pelatih sebelum pria asal Perancis tersebut yang berstatus sebagai pelatih balik kandang. Berikut data lengkapnya dibawah ini:

1. Vicente Del Bosque (pergi 1994, kembali 1996 dan 1999)

Mengalami kekosongan bangku pelatih, Del Bosque pun hadir pada musim 1994 dan 1996. Pada tahun 1999, setelah John Toshack dipecat, Del Bosque akhirnya mendapat kesempatan sebagai pelatih penuh. Keputusan ini pun terbilang tepat, pasalnya sang pelatih mampu mempersembahkan banyak gelar mulai dari dua Liga Champions, dua liga, satu Piala Intercontinental, Piala Super Eropa, dan Piala Super Spanyol.

2. John Toshack (pergi 1990, kembali 1999)

John mampu mempesembahkan beberapa catatan rekor baru untuk Madrid, namun musim perdananya tersebut tidak mampu diteruskan di musim keduanya. John kembali pada tahun 1999 tetapi tidak berhasil.

3. Jose Antonio Camacho (pergi 1999, kembali 2004)

Camacho datang untuk pertama kalinya pada musim 1999. Namun, dia hanya mampu bertahan dalam beberapa bulan saja. Camacho juga mengalami nasib yang sama pada musim keduanya. Dalam kurun waktu enam pertandingan, sosok Camacho pun sudah tidak bisa dilihat.

Momen ini menjadikan nama Camacho sebagai pelatih tersingkat Real Madrid di sepanjang sejarah.

4. Fabio Capello (pergi 1997, kembali 2006)

Capello datang sebagai debutan pelatin muda pada tahun 1996 dan membawa tim meraih gelar liga pada musim debutnya. Dia melakukannya lagi pada 2006-07, dengan memunculkan nama Madrid kembali ke dalam daftar perburuan gelar juara.

Namun sayang, masa itu tidak berjalan lama lantaran Capello lebih banyak dihujani kritik oleh penggemar sendiri karena dinilai tidak memunculkan taktik dan gaya permainan yang baru.

Kini mampukan Zidane menjadi penerus-penerus pelatih terdahulu yang sukses dalam melakukan comeback, menarik untuk ditunggu?.

Leave a Comment