20 Tahun Menjelajah Bagian Bumi Yang Tak Terjamah

Apa yang anda pikirkan saat mendengar kata ‘Kutub Utara’ ? Dingin, Beruang kutub, atau Gletser ? Dengan segala keindahan yang mungkin ditawarkan, kita tentu berpikir seribu kali untuk mengunjungi tempat yang ada di ujung dunia tersebut. Tapi, baru-baru ini ada kisah seseoang yang sudah 20 tahun mengarungi kutub Utara, bagaimana ceritanya ?

Sebagai informasi, dilansir CNN, Kutub utara faktanya adalah salah satu tempat yang paling tidak bersahabat di Bumi ini. Inilah kehidupan di Kutub Utara bersama Inge Solheim, dia sudah 20 tahun hidup disana, bahkan memiliki tips sendiri jika bertemu dengan beruang Kutub yang super ganas itu.

“Aku membanting ceret. Aku berteriak dan mencoba menakut-nakuti,” katanya kepada CNN.

Andai memang Beruang kutub tersebut tidak terpengaruh, maka dia menyarankan untuk menggunakan merica semprot hingga menembakkan suar dengan tujuan agar mereka ketakutan dan merasa terancam. Solheim telah mengunjungi Kutub Utara selama 20 tahun terakhir, karenanya dia tahu persis tempat tersebut adalah rumah bagi beruang kutub yang ganas.

“Kutub Utara adalah rumah mereka, bukan aku. Aku harus melakukan semua yang aku bisa untuk tidak mengganggu beruang kutub dan berusaha untuk tidak menempatkan posisi ku dalam situasi untuk membunuh mereka” tandasnya.

Sebenarnya, ada ancaman lain yang bisa terjadi di kutub utara selain beruang kutub, yakni keracunan monoksida sampai kompor yang meledak karena suhu yang ekstrem. Karena keahliannya tersebut, dia pernah dipercaya untuk jadi pemandu kutub Utara, semacam guide. Salah satunya memimpin tentara dalam ekspedisi Walking With The Wounded pada tahun 2011.

Dia juga pernah menemani pangeran Harry di tahun 2013 untuk jalan-jalan di tempat paling tidak bersahabat di bumi tersebut.

“Mungkin kedengarannya bodoh, tapi karena itu adalah tempat yang paling sulit dan bermusuhan, itu juga tempat yang paling berharga bagi saya. Saya merasa bahwa kutub utara telah mengeluarkan kemampuan terbaik saya. Pelajaran yang saya pelajari soal kepercayaan diri yang terbangun jauh lebih dalam dan lebih solid dibanding kehidupan kantor atau kehidupan pribadi di rumah.“ tutupnya.

Leave a Comment