2 Pelatih Premier League Yang Berada Dalam Jurang Pemecatan

Keputusan Manchester United mendepak Jose Mourinho dari posisinya sebagai pelatih utama telah memberikan kejutan yang luar biasa di akhir tahun 2018 kemarin. Keputusan pihak Manchester United sendiri bisa dibilang sangat wajar, pasalnya performa tim dibawah asuhan Mourinho mengalami penurunan drastis.

Mengawali musim dengan sangat lambat, dan tertahan di posisi 10 besar. Lantas nama Mourinho dianggap gagal dalam mempertahankan nama besar Manchester United sebagai klub legendaris Inggris. Meski demikian, ada keuntungan dibalik itu semua.

Dimana Paul Pogba dan kawan-kawan mampu bangkit dengan kembali dalam perburuan posisi 4 besar klasemen. Tak ingin ketinggalan dari Setan Merah, lantas beberapa klub juga mengikuti jejak tersebut dengan Fulham, Southampton dan Huddersfield yang diketahui sudah mengangkat pelatih baru.

Menariknya kini, ada beberapa simpangan yang memungkinkan terjadi pada kubu tim lain. Bahkan di prediksi bisa terjadi dalam waktu dekat ini, andai performa timnya mendapatkan hasil buruk. Berikut 2 nama pelatih yang berpotensi di pecat andai timnya mengalami penurunan.

Marco Silva

Ketika mendapatkan awal yang bagus dengan Everton yang baru, Marco Silva sekarang mengalami kesulitan. Dalam tiga pertandingan terakhirnya, Everton kalah dari Wolverhampton Wanderers, Watford, Manchester City dan hanya mampu bermain imbang melawan Liverpool.

Kekalaha yang paling menyakitkan Silva adalah di ajang FA Cup di mana The Toffees kalah dari klub Championship, Millwall. Banyak tanggapan bahwa Everton yang sekarang tidak jelas, karena dianggap tidak memiliki kemampuan dalam bertahan maupun menyerang.

Kini karir Silva berada di ujung tanduk, dan jika kekalahan kembali terulang secara beruntun. Bukan tidak mungkin, sang pelatih akan bernasib sama dengan Mourinho yang sekarang memilih karir sebagai komentator di Bein Sport.

Maurizio Sarri

Sarri bisa dibilang menjadi salah satu pelatih yang paling dekat dengan surat pemecatan. Ketika Chelsea dalam keadaan tertekan dan terus mengalami kesulitan dalam mempertahankan ritme permainan terbaiknya. Nama Sarri langsung menjadi aktor utama yang paling disalahkan, karena Chelsea memiliki predikat sebagai tim besar Inggris.

Sarri sebenarnya mampu mengaplikasikan kinerjanya dengan sangat baik, Chelsea mampu mengejutkan klub besar Inggris dengan permainan cantik dan kemenangan besar. Namun semua itu terbilang sesaat, dimana Eden Hazard cs mengalami penurunan drastis.

Puncak dari segalanya adalah ketika Chelsea di permalukan oleh Manchester City dengan skor telak 6-0. Momen itu memberikan spekulasi bahwa Sarri akan di pecat, namun prediksi itu belum tepat.

Meski masih aman, namun perlu dicatat bahwa Chelsea adalah klub yang tidak pandang bulu kepada pelatih manapun. Dengan catatan itu, Sarri diharuskan bisa lebih fokus dan memberikan kepercayaan diri kepada anak asuhnya untuk bangkit.

Leave a Comment